9 WISATA INDOOR KEREN DI YOGYAKARTA
Penyelamat Liburan di Musim Hujan

Yogyakarta tidak hanya memiliki destinasi wisata alam nan indah, tapi juga beberapa lokasi wisata indoor yang tidak kalah keren. Hari-hari di musim hujan adalah waktu terbaik untuk menikmati tempat-tempat tersembunyi ini.

Diperbarui tgl 19 November 2018

Bagaimana rasanya jika kita sudah jauh-jauh ke Jogja, eh malah tidak bisa pergi ke lokasi wisata karena hujan yang tak kunjung reda? Kemungkinan besar kita akan merasa kecewa, tapi bukan berarti liburan kita telah usai. Ubah saja itinerary kita ke beberapa tempat wisata indoor yang tersebar di Yogyakarta, seperti museum dan lain-lain. Selain belajar banyak hal dari koleksi museum tersebut, kita juga bisa menyelamatkan waktu liburan kita tanpa harus basah kuyup akibat hujan-hujanan. Berikut YogYes sajikan 9 tempat wisata indoor yang bisa kita nikmati di musim hujan, mulai dari museum ilusi optik hingga koleksi benda Keraton nan unik.

1. De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum berlokasi di lantai basement gedung Umar Kayam, XT Square, Yogyakarta. Museum ini memiliki koleksi berbagai macam gambar 3 dimensi yang membentuk ilusi optik, sebagian besar merupakan karya dari Petrus Kusuma. Sepintas gambar-gambar 3 dimensi ini terihat biasa saja, namun jika kita mengarahkan kamera dari angle yang tepat ilusi optiknya akan langsung terlihat. Hanya di museum ini kita bisa berpura-pura berada di Paris, bermain bola bersama Lionel Messi, atau memanjat batang bambu bersama si panda lucu di satu ruangan yang sama!

Selengkapnya: De Mata Trick Eye Museum

2. De Arca Statue Museum

De Arca Statue Museum berada di kompleks yang sama dengan De Mata Trick Eye Museum. Jika sebelumnya kita disuguhi dengan gambar 3 dimensi dan ilusi optik yang membuat takjub, di museum ini kita justru bisa bertemu berbagai tokoh-tokoh penting seperti Soekarno, Affandi,Tony Stark, Adolf Hitler, Albert Einstein, dan lain-lain. Seluruh tokoh tersebut hadir dalam bentuk patung resin berukuran real life, persis seperti patung lilin di Madame Tussauds yang terkenal. Seluruh patung ini dibentuk oleh Dunadi, seniman kenamaan Jogja yang cukup terkenal akan karya patungnya nan realistis.

Selengkapnya: De Arca Statue Museum Yogyakarta

3. Taman Pintar

Berlokasi di pusat kota, Taman Pintar menjadi salah satu destinasi wajib bagi keluarga muda di Yogyakarta. Di sini kita bisa menemukan berbagai macam wahana, alat peraga, serta diorama tentang beberapa cabang ilmu pengetahuan dari seluruh dunia, seperti simulator gempa, parabola berbisik, generator Van de Graaf, dan lain-lain. Selain itu ada juga beberapa wahana permainan yang tidak hanya asyik, tapi juga membangkitkan minat anak terhadap sains dan teknologi.

Selengkapnya: Taman Pintar Yogyakarta

4. Ramayana Ballet

Sendratari Ramayana alias Ramayana Ballet merupakan salah satu atraksi wisata yang tidak boleh dilewatkan ketika berada di Yogyakarta. Selain pementasan outdoor di panggung pagelaran dan dengan background Candi Prambanan, kita juga bisa menyaksikan sendratari kolosal ini secara indoor di Trimurti Theatre. Pementasan indoor ini biasanya dilakukan di musim hujan, sehingga para traveler masih bisa menikmati kelincahan gerak para penari saat memainkan peran pertarungan Rama dan Rahwana.

Selengkapnya: Ramayana Ballet

5. Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg dibangun sejak tahun 1760 oleh kolonial Belanda, beberapa waktu setelah Kesultanan Yogyakarta berdiri. Bangunannya yang bergaya kolonial masih terjaga hingga saat ini, lengkap dengan beberapa peninggalan dari masa lalu seperti meriam, penjara, dan lain-lain. Saat ini sebagian besar bangunan benteng sudah diisi dengan diorama perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya yang terjadi di wilayah Yogyakarta. Selain itu, ada juga sebuah kafe yang berada di ujung selatan benteng ini.

6. Museum Gunung Api Merapi

Letusan Gunung Merapi dari waktu ke waktu memang membawa banyak cerita, khususnya pada saat erupsi besar pada tahun 2010 yang lalu. Hal inilah yang ditampilkan di Museum Gunung Api Merapi, sebuah museum unik yang ada di kawasan Hargobinangun, Pakem. Di sini, kita bisa menjumpai berbagai barang sisa-sisa letusan sejak tahun 2006, berbagai macam foto dan ilustrasi tentang letusan merapi, dan berbagai hal menarik lainnya. Pada waktu-waktu tertentu, kita juga bisa menonton film pendek tentang Gunung Merapi yang mampu memberi berkah sekaligus ancaman bagi manusia yang tinggal di sekitarnya.

Selengkapnya: Museum Gunung Api Merapi

7. Museum Affandi

Meskipun sudah lama tiada, karya-karya sang maestro Affandi masih tersimpan baik di Museum Affandi, terletak di Jl Laksda Adisucipto, Yogyakarta. Museum ini sempat menjadi sebuah gedung yang sempat menjadi tempat tinggal seniman ekspresionis ini, menampung berbagai macam karya seni, peralatan melukis, serta berbagai peralatan pribadi Affandi saat masih hidup. Selain itu, ada juga sebuah sanggar yang sering digunakan sebagai tempat anak-anak mengasah kemampuan melukis mereka.

Selengkapnya: Museum Affandi

8. Museum TNI AU Dirgantara Mandala

Museum TNI AU Dirgantara Mandala dikelola oleh TNI Angkatan Udara Republik Indonesia, dan berada di kawasan Bandara Adisucipto. Museum ini menyimpan berbagai jenis pesawat asli dan replika yang pernah digunakan oleh TNI Angkatan Udara. Terdapat 6 ruangan dalam gedung museum yang memajang foto, lukisan, diorama peristiwa, tanda-tanda penghormatan, radar, roket dan berbagai peralatan penerbangan.

9. Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu berada di kawasan Kaliurang yang terkenal sebagai objek wisata kaum Indis di masa lampau. Museum ini didirikan untuk mengenalkan dan melestarikan seni dan budaya Jawa, khususnya yang berasal dari kawasan Yogyakarta. Berbagai relik dan artefak dari berbagai keraton Jawa tersimpan di museum ini, mulai dari Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta, Pakualaman, serta Mangkunegaran. Selain melihat benda-benda koleksi nan unik, pengunjung juga bisa menikmati atmosfer Kaliurang yang dingin, segar dan sejuk.