TAHUN BARU DI SURGA TERSEMBUNYI
Menyambut Tahun Baru dengan Penuh Kesadaran di Tengah Alam nan Sunyi

Diperbarui tgl 17 September 2021

Tahun baru selalu disambut dengan meriah oleh kebanyakan orang dan identik dengan euforia perayaannya. Ada yang merayakannya di jalanan bahkan menyewa tempat-tempat privat seperti vila atau hotel untuk menghabiskan malam pergantian tahun tersebut. Jauh-jauh hari orang-orang begitu bersemangat untuk merencanakan sebuah acara yang berkesan. Tetapi terkadang kita lupa makna pergantian tahun itu sendiri karena terlalu larut di dalam euforia.

Pernahkah kalian membayangkan momen-momen puitis di penghujung tahun dengan menghabiskan malam pergantian tahun berkemah di tengah sunyinya alam? Di sebuah pantai yang sepi dan tersembunyi jauh dari keramaian, atau di ketinggian yang mampu menyentuh titik sadar kita. Tentu saja tahun baru tidak harus selalu dirayakan secara meriah, mewah, mahal, ataupun berada di tengah-tengah keramaian agar eksis. Kita dapat menentukan pilihan yang lain, yaitu dengan cara yang asik dan berbeda. Taukah kalian bahwa di Yogyakarta tercinta ini menyimpan begitu banyak keindahan alam yang belum tersentuh.

Masih banyak pantai-pantai tersembunyi yang indah dan cocok untuk menyepi, bisa jadi pilihan untuk sejenak menjauh dari lautan manusia dan mendapatkan suasana nyaman dan tenang. Jika kebanyakan warga Yogya memilih berangkat ke daerah Gunungkidul dan berburu tempat untuk menghabiskan malam pergantian tahun di pantai-pantai yang terdapat di sana, kita bisa belok sedikit ke arah Panggang, tujuannya yaitu Pantai Kesirat.

Pantai Kesirat adalah sebuah tempat yang masih tersembunyi dan sepi. Pantai ini letaknya ada di di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Pantai Kesirat berbeda dengan pantai-pantai biasanya karena tempat ini merupakan sebuah tebing yang langsung menghadap ke lautan lepas. Untuk mencapai tempat ini kita harus melewati hutan-hutan dan perbukitan. Di tempat ini sembari berkemah kita bisa juga memancing ikan di tepian tebing, kemudian menghabiskan malam tahun baru dengan membakar jagung atau ikan yang didapat.

Tidak hanya Kesirat, ada juga pantai tersembunyi lainnya yang tidak kalah indah yaitu Pantai Ngetun yang berada di Tepus, Gunungkidul. Letaknya yaitu ada di Dusun Sureng, Desa Puwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Dari desa-desa tersebut kita masih harus menempuh perjalanan panjang menuju pantai, jalan yang dilalui cukup ekstrim yaitu kita harus melalui hutan-hutan, perbukitan, jalan tanah dan berbatu. Nah apakah kalian siap atau tidak untuk mengambil langkah berbeda?

Sunset di pantai ini sangat indah, kita bisa menikmatinya dari atas tebing. Bukankah menyenangkan melewati pergantian tahun dengan orang-orang terkasih berkemah di surga yang tersembunyi menikmati matahari terakhir dan matahari pertama di awal tahun? Jauh dari euforia kembali ke sunyi merenungi apa yang telah dan belum di lalui, yang menanti di depan sana nanti.

Dari titik terendah di bawah sana, bagi pecinta ketinggian bisa juga memilih untuk menghabiskan malam pergantian tahun di ketinggian. Menikmati kembang api tidak harus dari bawah, kita bisa juga menikmatinya dari ketinggian. Mendaki gunung bisa jadi salah satu pilihan yang sangat menarik. Di ujung utara ada Gunung Gunung Merapi yang berdiri gagah, kita bisa berkemah di atas sana bersama kawan-kawan. Adapun alternatif lain bagi yang belum berpengalaman mendaki gunung maupun keluarga yang ingin menikmati indahnya pegunungan dan udara segar di ketinggian tanpa harus capek ataupun susah payah mendaki.

Deles berada di daerah sebelah timur lereng Gunung Merapi yang mana di sana terdapat spot-spot yang asyik untuk berkemah. Kalian bisa mendirikan tenda di tebing-tebing tepi jurang rute pendakian Gunung Merapi via Deles. Kemudian ada juga Gumuk Petung, sebuah bukit yang terletak sekitar 200 meter dari basecamp pendakian di Pajegen, desa Tegalmulyo, Deles. Kita bisa melewati malam pergantian tahun dengan membuat acara barbeque di tengah alam, membakar jagung ataupun ketela. Di ketinggian itu kita bisa memandang luas ke bawah sana dengan tarikan nafas yang panjang yang mampu menenangkan kita setelah segala yang di lalui. Merayakan tahun baru di tengah alam bukan saja memberikan kesenangan atau pemandangan indah, tetapi kita bisa belajar dari alam yang pendiam, dari angin dan pepohonan, dari semesta yang menyimpan dunia ini dengan caranya yang paling sunyi. Di sanalah kita bisa menghayati pergantian tahun dengan penuh kesadaran, dan kembali ke dalam diri kita sejenak setelah cukup lama kita bernafas di luar diri.

Setelah hari-hari yang berat dan sibuk di sepanjang tahun, bolehlah sejenak kita bernafas lega, menghilangkan stres dengan menarik jarak dari keramaian serta menikmati alam yang selama ini ada dan sering tak kita hiraukan.