11 Penginapan Murah di Jogja di Bawah 100 Ribu/Kamar

Ini memang bukan hotel berbintang, ini penginapan pakai AC + TV dan murah banget. Apalah arti sebuah nama? Mau disebut losmen, inn, bed & breakfast, homestay, atau apapun tetap saja penginapan-penginapan ini sangat membantu para backpacker di Jogja.

Mengapa Memilih Penginapan Murah di Jogja?

Hotel berbintang jelas di luar bujet wisatawan backpacker. Untungnya, Jogja termasuk destinasi yang ramah backpacker. Ada lho penginapan yang tarifnya 70 ribu/malam untuk kamar yang bisa diisi 4 orang. Ada juga yang tarifnya 50 ribu/malam untuk kamar dengan AC dan TV. Penginapan murah di Jogja ini untuk anak muda yang suka berkelana dengan ransel besar di punggungnya.

Penginapan Murah di Jogja

  • 0.5 km dari Halte MT Haryono 1

    Puspa Jaya Backpacker
    Harganya Murah Sekali, Free Wifi

    Berada di dalam perkampungan yang tenang 5 menit dari Alun-alun Kidul dan hanya 10 menit dari Malioboro. Penginapan murah di Jogja ini sangat cocok untuk backpacker. Pemiliknya baik hati, harganya murah sekali, free wifi, di kamarnya ada fan dan TV.

    Rp70.000/4 orang, Fan, TV, kamar mandi luar

    0857 1215 4303

  • 0.5 km dari Halte MT Haryono 1

    Deep Purple Homestay
    Menawarkan Persahabatan Ketika Backpackeran

    Homestay ini terletak 1,5 km dari Tamansari dan Alun-Alun Kidul, menawarkan kamar yang bersih dan murah dengan fasilitas AC, TV, dan Wifi. Sang pemilik yang ramah dan bisa berbahasa Inggris cocok dijadikan sahabat.

    Rp50.000/2 orang, AC, TV, kamar mandi luar

    0823 8880 2238

  • Cahaya Homestay
    Penginapan Murah di Jogja dengan Rental Motor dan Mobil

    Cahaya Homestay ini penginapan impian setiap traveler. Bukan hanya murah, lokasinya juga dalam kota Jogja dan bisa sekalian sewa motor atau mobil lepas kunci. Kamarnya rapi, ada handuknya lagi.

    Rp50.000/2 orang, fan, kamar mandi luar

    0878 3831 2232

  • Suryo Homestay
    Penginapan Murah dengan Fasilitas Mewah

    Wow, kamar mandi penginapan murah ini pakai bathtub! Ruang komunalnya juga dilengkapi LCD TV 50 inch dan wifi.

    Rp50.000/2 orang, fan, TV, kamar mandi luar

    0819 0146 6028

  • 0 km dari Homey Home

    Enjoy Jogja Homestay
    Asyiknya Liburan Berempat Bareng Sahabat

    Homestay ini murah banget. Hanya dengan 110k/kamar, kita berempat sudah bisa tidur nyaman di kasur. Nonton TV sampai pagi dan bahkan mandi di kamar mandi pribadi. Terasnya luas asyik buat ngobrol dan kenalan dengan backpacker lainnya.

    Rp110.000/4 orang, fan, kamar mandi dalam

    0896 7290 8710

  • Homey Home
    Sekamar Bisa Berlima, Cocok untuk Keluarga

    Penginapan murah di Jogja ini cocok untuk rombongan keluarga. Kamar tidurnya besar dengan AC/Fan, TV, dan kamar mandi dalam. Homey Home juga menyediakan wifi, Aqua, dan dapur bersama. Lokasinya pun hanya 15 menit dari Malioboro.

    Rp140.000/5 orang, fan, TV, kamar mandi dalam

    0813 4235 1073

  • Grand Zea
    Murahnya Pas untuk Kita, Lokasinya dekat De Mata

    Penginapan murah ini unik. Zea artinya jagung, nama-nama kamarnya pun diambil dari varietas jagung. Bangunannya 2 lantai, lokasinya dekat De Mata dan De Arca (Madame Tussauds-nya Jogja), 3 km dari Malioboro.

    Rp60.000/2 orang, fan, TV, kamar mandi luar

    0813 7967 4008

  • Madumurti Homestay
    Kamarnya Nyaman Tak Jauh dari Alun-alun Selatan

    Salah satu tempat wisata malam favorit anak muda di Jogja adalah Alun-alun Kidul. Di sini kita bisa mencoba permainan masangin, naik odong-odong, atau sekedar mencicipi kuliner sambil lesehan. Lokasinya pun hanya 2 km dari Madumurti Homestay.

    Rp60.000/2 orang, fan, TV, kamar mandi luar

    0896 3913 4379

  • 1.1 km dari Keraton Yogyakarta

    Pondok 71
    Penginapan Murah dekat Keraton dan Halte Trans Jogja

    Pondok 71 merupakan penginapan murah yang terletak dekat halte Trans Jogja, Keraton, Alun-alun Kidul, dan Tamansari. Penginapan ini memiliki 15 kamar yang dilengkapi kamar mandi dalam, TV, AC/fan, dan dispenser.

    Rp70.000/2 orang, fan, TV, kamar mandi dalam

    0812 1518 6752

  • 0.4 km dari ASMI Desanta

    Omah Bu Dee
    Penginapan Murah di Jogja yang Pemiliknya Ramah

    Terletak dalam gang di Jl. Wates, Omah Bu Dee bisa dicapai dengan 15 menit berkendara dari Malioboro. Penginapan murah di Jogja ini banyak direkomendasikan karena pemiliknya yang ramah, kamarnya bersih, dekat tempat makan murah dan sewa motornya pun mudah

    Rp70.000/2 orang, fan, kamar mandi dalam

    0882 3311 7991

  • 1.1 km dari Keraton Yogyakarta

    Penginapan Pugeran
    Murah untuk Backpackeran, Mudah untuk Jalan-Jalan

    Penginapan Pugeran paling pas untuk backpacker-an. Selain murah, losmen ini terletak dekat Kraton dan halte Trans Jogja jurusan Terminal Giwangan, Kotagede, bandara, UGM, dan Malioboro. Asyik banget, kan?

    Rp70.000/2 orang, fan, TV, kamar mandi dalam

    0857 4035 9280

Kembali ke atas

Tentang Jogja

Jogja adalah destinasi wisata yang ramah backpacker. Konon, tempat menginap paling murah di dunia itu ada di sini. Ada lho penginapan murah di Kota Jogja yang menyewakan kamar 50 ribu rupiah/malam sudah pakai AC dan TV. Banyak backpacker senior menyarankan Jogja sebagai destinasi pertama untuk berwisata secara backpacking. Ini alasannya.

1. Jogja mudah dijangkau dengan transportasi darat

Jogja terletak di tengah-tengah Pulau Jawa. Tak heran bila Jogja mudah dijangkau dengan transportasi darat yang jelas lebih murah daripada pesawat. Beberapa kereta api kelas ekonomi yang bertujuan/singgah di Jogja adalah KA Bengawan (Jakarta - Solo), KA Gaya Baru Malam Selatan (Jakarta - Surabaya), KA Progo (Jakarta - Jogja), KA Bogowonto (Jakarta - Jogja), KA Gajahwong (Jakarta - Jogja), KA Jaka Tingkir (Jakarta - Solo), KA Singasari (Jakarta - Blitar), dll. Harga tiket kereta api ekonomi sangat terjangkau, mulai Rp 74.000. Namun, tiket KA Bengawan dan KA Progo sangat cepat ludes, jadi kudu pesan jauh-jauh hari.

Selain itu, Jogja juga bisa dijangkau dengan bus dari berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Bali.

2. Sebagian tempat wisata bisa dikunjungi dengan Trans Jogja

Trans Jogja merupakan bus kota ukuran sedang (3/4) yang aman, ber-AC, dengan tiket Rp 3.500 untuk sekali jalan. Beberapa tempat wisata Jogja yang bisa dikunjungi dengan bus Trans Jogja adalah Candi Prambanan, Museum Affandi, Tugu Jogja, Malioboro, Benteng Vredeburg, Keraton Yogyakarta , Taman Pintar Yogyakarta, Monumen Jogja Kembali (monjali), Bonbin Gembira Loka, Museum Sandi, De Mata Trick Eye Museum, De Arca Statue Museum Yogyakarta, dll.

3. Biaya masuk sebagian tempat wisata Jogja murah, bahkan gratis

Situs Warungboto langsung populer ketika digunakan sebagai lokasi pemotretan foto pre-wedding putri Presiden Republik Indonesia. Uniknya, tidak dipungut biaya untuk memasuki tempat wisata ini.

Selain Situs Warungboto, tempat wisata lain yang bea masuknya murah adalah Tugu Jogja (gratis), Malioboro (gratis), Alun-alun Kidul (gratis), Taman Sari (Rp 5.000), Museum Sandi (gratis), Bukit Bintang (gratis), dll.

4. Jogja punya banyak kuliner enak dan murah

Di Jogja, kita mudah menemukan angkringan, tempat makan sekaligus tempat nongkrong yang merakyat. Menu utamanya adalah nasi kucing seharga Rp 2.000. Kalau cuma seporsi memang belum kenyang, jadi jangan ragu untuk makan beberapa porsi nasi dengan lauk sambel teri atau oseng tempe ini.

Selain itu, wisata kuliner yang legendaris dan murah meriah juga buanyak. Sebut saja Saoto Bathok Mbah Katro (Rp 6.000/porsi), Nasi Campur Demangan, dll. Resto yang murah meriah juga banyak, yang paling terkenal adalah Rocket Chicken. Cukup dengan selembar uang Rp 10.000, kita sudah bisa makan nasi, ayam goreng krispi, dan minum es teh.

5. Jogja punya banyak penginapan murah

Penginapan murah menyebar dalam radius 3 km dari Malioboro. Ada lho penginapan yang tarifnya 60 ribu/malam untuk kamar yang bisa diisi 4 orang, ada juga yang tarifnya Rp 50.000/malam untuk kamar dengan AC dan TV. Tentu saja, jangan berharap semewah hotel berbintang, seperti dilengkapi stop kontak di samping tempat tidur, lighting yang nyaman, handuk, dll. Sebagian besar penginapan murah ini seadanya saja, yang penting kita ada tempat untuk tidur. Namun, hey, bukankah itu adalah seni berwisata ala backpacker?