CANDI BOROBUDUR
Cerita, Sejarah, dan Gambar Candi Borobudur

Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
024 8646 2345

Lihat peta

Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar di dunia. Dibangun pada abad ke-9, Candi Borobudur sekarang menjadi magnet yang mampu menarik jutaan wisatawan setiap tahun. Temukan fakta menarik, sejarah, dan gambar Candi Borobudur di sini.

Diperbarui tgl 19 Februari 2019

Candi Borobudur, candi Buddha terbesar di dunia
(YogYes.com / Daniel Antonius Kristanto)

Ada guyonan di kalangan sopir rental mobil Jogja. Konon, orang Indonesia itu akan mengunjungi Candi Borobudur setidaknya 4 kali seumur hidupnya. Kunjungan pertama ke Candi Borobudur biasanya ketika study tour di sekolah menengah. Kunjungan kedua bersama pacar ketika kuliah. Kunjungan ketiga mengantar orang tua setelah acara wisuda. Kunjungan keempat membawa anak dan istri ketika berlibur ke Jogja.

Candi Borobudur memang seperti wisata wajib bagi wisatawan di Jogja. Meskipun letaknya di Magelang, Candi Borobudur bisa dijangkau dalam 1,5 jam saja dengan kendaraan pribadi/sewaan dari pusat Kota Jogja. Transportasi Umum ke Borobudur juga tersedia.

Gambar Candi Borobudur

Dikunjungi jutaan orang setiap tahunnya, Candi Borobudur yang disebut UNESCO sebagai monumen dan kompleks stupa termegah serta terbesar di dunia ini memang memukau. Lihatlah gambar Candi Borobudur dalam momen terbaiknya, sunrise dan Waisak, berikut ini.

Borobudur Sunrise
(YogYes.com / Daniel Antonius Kristanto)

Udara begitu segar, bintang bertaburan di langit fajar. Suasana di Candi Borobudur terasa begitu hening dan damai. Tak lama lagi, sinar keemasan mentari pagi akan menerpa Candi Borobudur.

Perayaan Waisak di Candi Borobudur
(YogYes.com / Daniel Antonius Kristanto)

Bila pada hari biasanya kita sudah diminta pergi dari Borobudur saat senja turun, saat Waisak kita berkesempatan melihat Candi Borobudur di malam hari. Hal ini adalah yang paling istimewa karena, saat malam hari, Borobudur terkesan begitu megah.

Baca juga: 5 Hal yang Bisa Kita Lihat dan Lakukan Saat Waisak di Borobudur

Sejarah Candi Borobudur

Berdasarkan prasasti Karangtengah, diperkirakan Candi Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra dan baru diselesaikan putrinya, Ratu Pramudawardhani, pada abad ke-9.

Sedikit yang diketahui tentang hal lainnya, termasuk siapa arsitek bangunan yang tersusun dari 2 juta balok (55.000 m3) batuan andesit yang saling mengunci bagaikan sebuah puzzle raksasa ini.

Sebuah legenda Jawa bercerita tentang Gunadarma yang berbaring memandang Candi Borobudur sampai tertidur dan tubuhnya berubah menjadi perbukitan Menoreh. Gunadarma kemudian dianggap sebagai arsitek Candi Borobudur meskipun tidak ada prasasti bersejarah tentang hal itu.

Relief Candi Borobudur

Relief Candi Borobudur
(YogYes.com / Daniel Antonius Kristanto)

Candi Borobudur memuat 2672 panel relief yang jika disusun berjajar maka panjangnya mencapai 6 km.

Relief Candi Borobudur terbagi menjadi 4 kisah utama, yaitu: Karmawibangga, Lalitawistara, Jataka/Awadana, serta Gandawyuha. Selain mengisahkan tentang perjalanan hidup Sang Buddha dan ajarannya, relief Candi Borobudur juga merekam kemajuan masyarakat Jawa pada masa itu.

Untuk mengikuti cerita yang terpahat di Candi Borobudur, pengunjung harus berjalan searah jarum jam dari pintu timur. Setelah tiba di titik awal barulah naik ke tingkat berikutnya. Demikian berulang hingga mencapai puncak Candi Borobudur. Ritual ini disebut pradaksina.

Jam Buka dan Tiket Masuk Candi Borobudur

Candi Borobudur buka setiap hari pk 06:00 sampai pk 17:00. Waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Borobudur adalah pagi-pagi sekali, saat udara masih segar. Bila ikut paket Borobudur Sunrise (Rp350.000/orang), kita bisa masuk candi mulai pk 4:30 lewat Manohara.

Harga tiket masuk Candi Borobudur adalah Rp40.000 untuk dewasa, dan Rp20.000 untuk anak 3-10 tahun. Ada diskon 50% untuk rombongan pelajar/mahasiswa, minimal 20 orang.

Hotel Dekat Candi Borobudur

Sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur akan menginap di Jogja. Mungkin karena lebih banyak pilihan hotel. Mungkin juga karena Candi Borobudur mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi dan transportasi umum dari Jogja.

Bila Anda ingin menginap di sana, ada banyak hotel dekat Candi Borobudur. Sayangnya, satu-satunya hotel di dalam kompleks Candi Borobudur, Hotel Manohara, sudah ditutup sejak 1 Juni 2018.

  • Amanjiwo Borobudur Resort

    Amanjiwo Borobudur Resort adalah hotel mewah di Bukit Menoreh, dekat Candi Borobudur. Banyak wisatawan menyukai privasi dan kemewahan yang ditawarkan hotel ini. Harga mulai Rp8.500.000/malam.

  • Plataran Borobudur Resort

    Plataran Borobudur Resort adalah resor mewah yang terletak 1 km dari Candi Borobudur. Resor ini dekat Punthuk Setumbu, tempat yang sangat cantik untuk menyaksikan matahari terbit dari atas bukit dengan pemandangan langsung ke Candi Borobudur. Harga mulai Rp4.000.000/malam.

  • Plataran Heritage Borobudur Hotel

    Hotel ini bersebelahan dengan Plataran Borobudur Resort. Bangunannya 5 tingkat dengan banyak kamar sehingga harga lebih terjangkau, tetapi tidak mengurangi kemewahan yang ditawarkan. Harga mulai Rp1.600.000/malam.

Tenang, tidak semua hotel dekat Candi Borobudur itu mahal-mahal. Banyak juga kok losmen dan penginapan murah dekat Candi Borobudur, antara lain Lotus Guest House, Hotel Lumintu, Hotel Bhumi Sambhara. Rata-rata tarifnya masih di bawah Rp200.000/malam.

Baca juga: 104 HOTEL DI JOGJA - Murah Meriah, Mulai 50 Ribu Rupiah

Paket Wisata ke Candi Borobudur

Bila menginap di Jogja, Anda bisa mengambil paket wisata murah yang ditawarkan rental mobil Jogja. Paket wisata Jogja untuk mengunjungi Candi Borobudur, volcano tour, Candi Prambanan, dan city tour ditawarkan mulai Rp400.000 dan sudah mencakup biaya sewa mobil, sopir, dan bahan bakarnya. Wisatawan yang bepergian dengan teman tentu bisa berbagi ongkos.

Baca juga: 21 Rental Mobil Jogja dengan Paket Wisata

Transportasi Umum ke Borobudur:
  • Bandara Adisutjipto - Borobudur: Rp75.000 (DAMRI)
  • Stasiun Yogyakarta - Borobudur: Rp75.000 (DAMRI)
  • Terminal Giwangan - Borobudur: Rp20.000 (bus reguler)
  • Terminal Jombor - Borobudur: Rp15.000 (bus reguler)