Telusuri 17 Jejak Langkah dari Masa Lalu

Lihat Kotagede, Monumen Jogja Kembali (monjali), Sasana Wiratama, dan lainnya.

  • Bintaran
    dari Kediaman Pangeran Bintoro ke Kawasan Indische

    Bintaran berkembang seiring laju jaman. Bermula dari wilayah kediaman Pangeran Haryo Bintoro pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono, kawasan ini berkembang menjadi area pemukiman Indische pada tahun 1930an.

  • Gereja Ganjuran
    Bertemu Yesus dalam Wajah Jawa

    Gereja Ganjuran yang berdiri tahun 1927 bukanlah sekedar tempat tepat untuk merenung, tapi juga tempat yang menawarkan kesempatan bertemu Yesus yang global dalam wajah lokal, yang mengenakan surjan dan mendengarkan gamelan.

  • Gua Jepang Parangtritis
    Mengintai Pantai dari Bunker Perang Dunia II

    Mengintai keindahan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok dari ketinggian atau merasakan suasana militer dari Perang Dunia II? Di Gua Jepang Parangtritis, kita bisa melakukan keduanya.

  • Gua Maria Tritis
    Oase Batin di Bukit Gersang

    Terletak di tengah ladang jati perbukitan kapur Gunungkidul, Gua Maria Tritis menjadi oase batin bagi para peziarah yang haus akan kedamaian dan ketenangan jiwa. Tempat yang sarat cerita ini juga menyimpan keindahan gua yang mempesona.

    (0274) 391 063

  • Kampung Kauman
    Pesona Perjuangan Islam

    Kampung Kauman yang kecil ternyata menyimpan pesona yang besar. Mulai dari perpustakaan Mabulir yang merakyat hingga Masjid Agung seluas 13.000 m2. Pesonanya telah melahirkan sejumlah tokoh Islam terpandang di Indonesia.

  • Kotabaru
    Jelajah ke Kota Taman Tua

    Kawasan Indische yang layak disebut sebagai salah satu wilayah paling maju di jamannya. Dibangun dengan konsep kota taman yang berpola radial, Kotabaru menjadi sebuah kawasan yang sejajar dengan Menteng, sebuah kawasan Indische di Jakarta.

  • Kotagede
    Saksi Bisu Berdirinya Kerajaan Mataram Islam (Abad ke-16)

    Kotagede merupakan saksi bisu dari tumbuhnya Kerajaan Mataram Islam yang pernah menguasai hampir seluruh Pulau Jawa. Makam para pendiri Kerajaan Mataram Islam, reruntuhan tembok benteng, dan peninggalan lain bisa kita temukan di Kotagede.

  • Makam Raja-Raja Imogiri
    Berkunjung ke Pusara Para Leluhur Yogyakarta

    Makam Raja-Raja Imogiri adalah kompleks makam Raja-Raja Mataram Islam beserta keturunannya, yaitu raja-raja yang bertahta di Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Apa saja yang ada di dalamnya? Simak selengkapnya.

  • Masjid Kotagede
    Masjid Tertua di Yogyakarta

    Masjid Kotagede yang usianya lebih tua dibanding Masjid Agung Kauman memiliki perangkat unik berupa mimbar khotbah dengan ukiran indah, bedug yang usianya sudah ratusan tahun, serta tembok berperekat air aren.

  • Monumen Jogja Kembali (monjali)
    Jejak Peristiwa Enam Jam di Yogyakarta

    Dalam enam jam pasukan Belanda kocar-kacir. Sebuah serangan yang menjadi awal kembalinya kedaulatan Republik Indonesia.

    (0274) 868 225

  • Pecinan
    Kawasan Dagang Bersejarah di Yogyakarta

    Kampung Pecinan Yogyakarta adalah salah satu kampung cina bersejarah di Indonesia. Kampung ini adalah tempat dimulainya kesuksesan pedagang Cina di Yogyakarta, menyimpan toko dan kios jasa yang berusia puluhan tahun.

  • Pabrik Gula Madukismo
    Pabrik Gula Madukismo dan Besi Jembatan Sungai Kwai di Thailand

    Perasaan takjub akan menghinggapi anda ketika mengunjungi pabrik yang berdiri tahun 1955 ini. Madukismo tak hanya legendaris karena usia tuanya, tapi juga karena besi bekasnya digunakan untuk membangun Jembatan Kwai yang legendaris.

    (0274) 377 049

  • Sasana Wiratama
    Mengenang Perjuangan Pangeran Diponegoro

    Berdarah Ningrat, keturunan langsung Raja Yogyakarta, tetapi lebih memilih hidup bersahaja bersama rakyat jelata. Pangeran Diponegoro merupakan salah satu pejuang yang ditakuti penjajah Belanda.

    (0274) 622 668

  • Museum Sasmitaloka
    Mengunjungi Kediaman Sang Guru

    Berjiwa kebapakan, teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa. Dialah Panglima sekaligus Jenderal pertama dan termuda Republik Indonesia.

    (0274) 376 663

  • Sendang Sono
    Lourdes-nya Indonesia

    Sendang Sono adalah tempat yang sarat cerita, keindahan dan ketenangan. Anda bisa mengunjungi makam Sarikromo, menikmati arsitekturnya yang meraih Aga Khan Awards dan berkirim surat pada Tuhan di depan Gua Maria.

  • Sendang Sriningsih
    Perantara Rahmat Tuhan

    Sendang Sriningsih yang ditemukan tahun 1934 adalah tempat ziarah Katholik di Prambanan, kawasan yang terkenal dengan objek wisata religius Hindu Budha. Gua Maria dan air sendang yang bertuah akan menjadi perantara rahmat Tuhan.

  • Situs Warungboto
    Dulu Terabaikan, Sekarang Megah Menawan

    Siapa yang menyangka situs bangunan yang dulunya hanya reruntuhan dan puing bangunan yang terbengkalai, kini bisa menjadi bangunan yang elok. Keunikan bangunannya akan membuat pengunjung terpincut.

Kembali ke atas