YogYES.COM menyediakan kumpulan artikel menarik tentang pariwisata Jogja / Yogyakarta. Selain mengambil dari berbagai sumber, YogYES.COM juga menerima kiriman artikel dari pengunjung sepanjang masih berkaitan dengan pariwisata Jogja / Yogyakarta.
Bukit Tugel menyajikan pada anda salah satu pemandangan matahari terbit terindah di awal tahun. Anda juga menyaksikan kemegahan Gunung Merapi, Candi Prambanan dan puluhan candi lain.
Borobudur sunrise adalah satu-satunya pemandangan matahari terbit di nirwana yang dapat dinikmati manusia. Anda bisa menyaksikan sang baskara muncul dari celah dua gunung terkenal di Jawadwipa dengan dihiasi guliran lava pijar.
Sejumlah cofffee shop di Yogyakarta menjadi tempat tepat untuk melewatkan sore dan malam sambil menyeruput kopi nikmat. Sambil menikmatinya, anda juga bisa melakukan berbagai kegiatan mulai bercengkrama, membaca, browsing internet hingga nonton film.
Sepertinya anda tak punya pilihan selain menebak siapa penyembunyi kerikilnya. Sebab, jika tak mampu menebak, anda mesti berkeliling lapangan atau bangsal tempat bermain. Selamat datang di permainan cublak-cublak suweng!
Biji sawo dan kecermatan melihat, mungkin tak ada kaitannya. Baru terlihat bila benda itu digunakan untuk permainan yang mungkin lekat dengan masa kecil anda. Ya, permainan dakon, mengumpulkan biji sawo di lubang-lubang kayu.
Mungkinkah memiliki petak sawah dalam pesawat terbang? Ah, rasanya hanya mungkin terjadi dalam permainan ingkling yang menceriakan. Lihat permainannya di beberapa kampung di Yogyakarta.
Banyak orang menyebut Yogyakarta dalam banyak variasi, misalnya Jogja, Jogjakarta, Yogya, atau bahkan Djokdja. Semua itu seolah menjadikan Yogyakarta sebagai kota dengan 1001 nama.
Sultan yang masih terus dapat bertahta dan memimpin menjadi suatu anugerah. Untuk mensyukuri tetap berjalannya Kerajaan Mataram, prosesi Labuhan Alit digelar setiap tahun.
Berkulit tepung dan berisi rebung ataupun ayam dengan bentuk sosis, Lumpia khas dengan rasa se-yogya-nya yang disajikan hangat bersama saus bawang dan acar mentimun adalah kreasi kuliner yang mesti dicoba.
Menikmati Nasi Goreng Beringharjo sama dengan mendengar sepiring cerita seputar perpaduan budaya Jawa Cina di Indonesia, terutama soal kuliner, bukan cuma kelezatannya saja.
Unsur jenaka khas Djokdja bisa ditemukan di beberapa nama gaul daerah-daerah tertentu di Yogyakarta, seperti Pakistan dan Paris.
Prasasti Jawa Cina yang terletak di belakang Bangsal Traju Mas, meski kecil ternyata menyimpan kenangan yang dalam. Dari cerita penyerbuan Jepang ke Indonesia dan hubungan Jawa Cina di Yogyakarta.
Melihat aktivitas warga kota yang terpusat pada beberapa ruang publiknya bisa jadi agenda wisata yang menyenangkan. Anda bisa melihat aksi para musisi jalanan, kegiatan anak muda Yogyakarta hingga menikmati sate kere.
Perhiasan perak khas Kotagede yang telah mendunia kini tak hanya bisa dibeli, tetapi juga bisa dipelajari pembuatannya. Sejumlah tempat menawarkan kesempatan langka itu dengan durasi sesuai kebutuhan anda.
Es dawet, beras kencur, jenang mutiara dan jenang gempol adalah beragam minuman dan jenang yang mesti dicicipi. Tak hanya segar, minuman dan jenang itu juga menyehatkan.
Kue-kue yang digunakan sebagai pelengkap ritual sakral sampai kue-kue basah hasil kreasi masyarakat yang murni untuk dijajakan bisa dicoba di pasar-pasar. Mulai wajik, apem, kue ku hingga jadah manten.
Salah satu ciri khas tempat berkumpul Yogyakarta adalah keakraban dan kesederhanaannya. Anda bisa menikmatinya di sejumlah tempat seperti Poci Pak Min hingga Warung Kopi Blandongan.
Banyak kampung bersejarah di Yogyakarta yang memiliki keunikan karena penamaannya. Ada yang berdasarkan profesi warganya hingga etnis warga yang mendominasi. Anda bisa mengelilingi sekaligus menikmati pesonanya.