Tugu Jogja

(diperbarui tgl 6/1/2014)

Send this

TUGU JOGJA
Landmark Kota Jogja yang Paling Terkenal

Tugu Jogja memendam makna filosofis tentang semangat perlawanan atas penjajahan dan kini menjadi landmark yang sangat lekat dengan Kota Jogja. Ada juga tradisi memeluk atau mencium tugu ini ketika lulus kuliah.

1 / 4

Tugu Jogja merupakan landmark Kota Yogyakarta yang paling terkenal. Monumen ini berada tepat di tengah perempatan Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Jendral Soedirman, Jalan A.M Sangaji dan Jalan Diponegoro. Tugu Jogja yang berusia hampir 3 abad memiliki makna yang dalam sekaligus menyimpan beberapa rekaman sejarah kota Yogyakarta.

Tugu Jogja kira-kira didirikan setahun setelah Kraton Yogyakarta berdiri. Pada saat awal berdirinya, bangunan ini secara tegas menggambarkan Manunggaling Kawula Gusti, semangat persatuan rakyat dan penguasa untuk melawan penjajahan. Semangat persatuan atau yang disebut golong gilig itu tergambar jelas pada bangunan tugu, tiangnya berbentuk gilig (silinder) dan puncaknya berbentuk golong (bulat), sehingga disebut Tugu Golong-Gilig.

Secara rinci, bangunan Tugu Jogja saat awal dibangun berbentuk tiang silinder yang mengerucut ke atas. Bagian dasarnya berupa pagar yang melingkar sementara bagian puncaknya berbentuk bulat. Ketinggian bangunan tugu pada awalnya mencapai 25 meter.

Semuanya berubah pada tanggal 10 Juni 1867. Gempa yang mengguncang Yogyakarta saat itu membuat bangunan tugu runtuh. Bisa dikatakan, saat tugu runtuh ini merupakan keadaan transisi, sebelum makna persatuan benar-benar tak tercermin pada bangunan tugu.

Keadaan benar-benar berubah pada tahun 1889, saat pemerintah Belanda merenovasi bangunan tugu. Tugu dibuat dengan bentuk persegi dengan tiap sisi dihiasi semacam prasasti yang menunjukkan siapa saja yang terlibat dalam renovasi itu. Bagian puncak tugu tak lagi bulat, tetapi berbentuk kerucut yang runcing. Ketinggian bangunan juga menjadi lebih rendah, hanya setinggi 15 meter atau 10 meter lebih rendah dari bangunan semula. Sejak saat itu, tugu ini disebut juga sebagai De Witt Paal atau Tugu Pal Putih.

Perombakan bangunan itu sebenarnya merupakan taktik Belanda untuk mengikis persatuan antara rakyat dan raja. Namun, melihat perjuangan rakyat dan raja di Yogyakarta yang berlangsung sesudahnya, bisa diketahui bahwa upaya itu tidak berhasil.

Bila anda ingin memandang Tugu Jogja sepuasnya sambil mengenang makna filosofisnya, tersedia bangku yang menghadap ke tugu di pojok Jl. Pangeran Mangkubumi. Pukul 05.00 - 06.00 pagi hari merupakan saat yang tepat, saat udara masih segar dan belum banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang. Sesekali mungkin anda akan disapa dengan senyum ramah loper koran yang hendak menuju kantor sirkulasi harian Kedaulatan Rakyat.

Begitu identiknya Tugu Jogja dengan Kota Yogyakarta, membuat banyak mahasiswa perantau mengungkapkan rasa senangnya setelah dinyatakan lulus kuliah dengan memeluk atau mencium Tugu Jogja. Mungkin hal itu juga sebagai ungkapan sayang kepada Kota Yogyakarta yang akan segera ditinggalkannya, sekaligus ikrar bahwa suatu saat nanti ia pasti akan mengunjungi kota tercinta ini lagi.

Naskah: Yunanto Wiji Utomo
Photo & Artistik: Agung Sulistiono Mabruron
Copyright © 2007 YogYES.COM

Review

Anda bisa membantu traveler lain dengan menulis review / menceritakan pengalaman di sini. Namun mohon maaf, fitur ini bukan untuk menampung pertanyaan.

Peta Lokasi Tugu Jogja

Koordinat GPS: -7.78291666666667, 110.367027777778
Jarak dari Malioboro: 1.1 km.

  • A: HALTE SUDIRMAN 3 (0.2 km)

    Jl. Jend. Sudirman, Yogyakarta, Indonesia

  • B: HALTE MANGKUBUMI 1 (0.2 km)

    Jl. P. Mangkubumi, Yogyakarta, Indonesia

  • C: HALTE SUDIRMAN 2 (0.3 km)

    Jl. Jend. Sudirman, Yogyakarta, Indonesia

  • D: HALTE MANGKUBUMI 2 (0.5 km)

    Jl. P. Mangkubumi, Yogyakarta, Indonesia

  • E: HALTE KOTABARU (0.5 km)

    Jl. FM Noto, Yogyakarta, Indonesia

  • F: HALTE DIPONEGORO (0.5 km)

    Jl. Diponegoro, Yogyakarta, Indonesia

  • G: HOTEL BHINNEKA (0.6 km)

    Jl. P Mangkubumi 3B, Yogyakarta 55271, Indonesia
    Phone: (0274) 513 353

  • H: HALTE AM SANGAJI 1 (0.6 km)

    Jl. AM Sangaji, Yogyakarta, Indonesia

  • I: HOUSE OF RAMINTEN (0.6 km)

    Jl. FM Noto 7, Kotabaru, Yogyakarta 55224, Indonesia
    Phone: (0274) 547 315

  • J: ANGKRINGAN LIK MAN (0.7 km)

    Jl. Wongsodirjan, Yogyakarta 55271, Indonesia

  • K: STASIUN TUGU (0.8 km)

    Jl. P Mangkubumi 1, Yogyakarta 55271, Indonesia
    Phone: (0274) 512 870, 514 270, 589 685

  • L: HALTE AM SANGAJI 2 (0.8 km)

    Jl. AM Sangaji, Yogyakarta, Indonesia

  • M: STINUS MEGAR KENCANA (0.8 km)

    Jl. AM Sangaji 49-51 Yogyakarta 55281 Indonesia
    Phone: (0274) 518 987

  • N: GEREJA St. ANTONIUS (0.8 km)

    Jl. I Dewa Nyoman Oka 18, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 513 973, 589 803

  • O: KOLESE St. IGNATIUS (0.8 km)

    Jl. Abubakar Ali, Yogyakarta 55224, Indonesia
    Phone: (0274) 588283

  • P: GRAMEDIA (0.8 km)

    Jl. Jend. Sudirman No. 54-56, Yogyakarta 55224, Indonesia
    Phone: (0274) 512 621, 564 846

Catatan: semua jarak diukur over the air

Tampilkan semua