DE ARCA STATUE MUSEUM YOGYAKARTA
Bertemu dengan Dahlan Iskan hingga Einstein di Jogja


Lihat peta
XT Square, Jl. Veteran, Pandeyan, Yogyakarta, Indonesia
(0274) 380 809

Tak perlu bingung jika ingin berfoto bersama Jackie Chan, Michael Jackson, para pahlawan atau presiden terkemuka, datang saja ke De Arca Statue Museum Yogyakarta. Para pahlawan hingga tokoh-tokoh ternama seperti mereka saat ini tinggal di sana.

Diperbarui tgl 10/22/2016

Lihat foto lainnya (16 foto)

Tiket
Rp 50.000
Rp 80.000 (tiket terusan dengan De Mata Trick Eye)

Buka setiap hari
Pk 10.00 - 22.00 WIB

Siang itu YogYES melanjutkan petualangan dalam ruangan dengan mengunjungi sebuah museum yang terletak di Pasar Seni XT-Square, Yogyakarta, yakni De Arca Statue Museum. Museum patung pertama dan terbesar di Indonesia ini diresmikan pada Desember 2014 dan terletak tepat di sebelah De Mata Trick Eye Museum. Sesuai dengan namanya, museum ini menjadi rumah bagi puluhan koleksi patung tokoh-tokoh terkemuka dengan skala 1:1. Sama halnya dengan Museum Patung Lilin Madam Tussaud, patung-patung karya seniman kenamaan Jogja, Dunadi, ini dibuat mirip seperti aslinya dengan kostum dan gestur yang sama. Hanya saja, patung-patung ini tidak terbuat dari lilin, melainkan dari resin (getah yang dihasilkan oleh tumbuhan tertentu) karena disesuaikan dengan keadaan iklim di Jogja.

Secara keseluruhan, museum ini terdiri dari tiga zona, yakni zona tokoh nasional, zona presiden dunia dan zona tokoh dunia. Saat memasuki museum, YogYES langsung berada di zona tokoh nasional dan disambut oleh beberapa tokoh pahlawan kemerdekaan. Cut Nyak Dhien, RA. Kartini, Jenderal Soedirman dan beberapa pahlawan lain tampak duduk atau berdiri santai. Sementara itu, di ujung ruangan zona tokoh nasional ini, sang maestro lukis, Affandi juga tampak tak kalah santainya. Duduk mengenakan kaos oblong merah dan sarung sambil memegang pipanya, Beliau terlihat seperti sedang memperhatikan seluruh aktivitas yang berlangsung di dalam ruangan tersebut.

Beranjak dari zona tokoh nasional, YogYES kemudian masuk lebih dalam lagi untuk melihat-lihat koleksi di zona lain. Sejenak langkah terhenti di depan sosok patung Spiderman yang unik dan beda. Alih-alih berpose seperti sedang menjerat musuh, Spiderman ini malah hanya duduk menyilangkan kaki di atas sebuah bola dunia yang terlihat penyok oleh beban berat yang disangganya. Uniknya lagi, ia mengenakan blangkon lengkap dengan kain batik motif parang yang menutupi tubuh bagian bawahnya. Patung Spiderman versi jawa inilah yang menghantarkan kami sampai di zona presiden dunia. Di zona ini, beberapa presiden terkemuka seperti, Megawati, BJ. Habibie, Ratu Elizabeth 2 hingga Obama tampak berdiri dengan gagahnya.

Usai berfoto-foto dengan para presiden terkemuka dunia, zona tokoh dunia pun menunggu di balik Mas Spiderman Jogja. Di zona ini terdapat beberapa patung karakter film terkenal seperti Hulk, Captain America, Thor dan beberapa tokoh yang selalu saja menjadi perbincangan dunia seperti Cristiano Ronaldo, Jackie Chan, Michael Jackson, Hitler hingga Dalai Lama dan Ibu Theresa. Di zona ini, YogYES merasakan atmosfer yang berbeda dibandingkan dengan zona-zona sebelumnya. Selain ruangan tampak lebih luas, air mancur yang ada di tengah dan daun-daun maple putih yang menjadi hiasan membuat zona ini terkesan nyaman. Di zona ini pulalah YogYES bertemu dengan Albert Einstein dan si bajak laut gila, Kapten Jack Sparrow.

Puas mengagumi dan berfoto-foto dengan tokoh-tokoh dunia yang kini "tinggal" di Indonesia tersebut, YogYES akhirnya memutuskan untuk menyelesaikan petualangan dalam ruangan kali ini. Zona tokoh dunia dari museum patung ini menjadi penutup yang sempurna. Mereka memang tak hidup, tapi paling tidak mereka membuat banyak orang, terlebih anak-anak, mengenal siapa tokoh-tokoh hebat di balik peristiwa-peristiwa luar biasa yang terjadi secara lebih dekat. Museum ini juga membuat banyak orang bertemu dengan tokoh idola mereka.

Ulasan dari Wisatawan

Anda juga dapat menulis ulasan tentang De Arca Statue Museum Yogyakarta berdasarkan pengalaman pribadi. Ulasan Anda bisa menyelamatkan liburan wisatawan lainnya dan mungkin memenangkan sebuah t-shirt eksklusif yang YogYes berikan setiap bulan. Isi ulasan sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.