Malioboro

(diperbarui tgl 11/23/2014)

Send this

MALIOBORO
Menyusuri Jalan Karangan Bunga dan Surga Cinderamata di Jantung Kota Jogja

Jl. Malioboro, Yogyakarta, Indonesia

Berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga, Malioboro menjadi kembang yang pesonanya mampu menarik wisatawan. Tak hanya sarat kisah dan kenangan, Malioboro juga menjadi surga cinderamata di jantung Kota Jogja.

1 / 21

Matahari bersinar terik saat ribuan orang berdesak-desakan di sepanjang Jalan Malioboro. Mereka tidak hanya berdiri di trotoar namun meluber hingga badan jalan. Suasana begitu gaduh dan riuh. Tawa yang membuncah, jerit klakson mobil, alunan gamelan kaset, hingga teriakan pedagang yang menjajakan makanan dan mainan anak-anak berbaur menjadi satu. Setelah menunggu berjam-jam, akhirnya rombongan kirab yang ditunggu pun muncul. Diawali oleh Bregada Prajurit Lombok Abang, iring-iringan kereta kencana mulai berjalan pelan. Kilatan blitz kamera dan gemuruh tepuk tangan menyambut saat pasangan pengantin lewat. Semua berdesakan ingin menyakasikan pasangan GKR Bendara dan KPH Yudhanegara yang terus melambaikan tangan dan menebarkan senyum ramah.

Itulah pemandangan yang terlihat saat rombongan kirab pawiwahan ageng putri bungsu Sultan Hamengku Buwono X lewat dari Keraton Yogyakarta menuju Bangsal Kepatihan. Ribuan orang berjejalan memenuhi Jalan Malioboro yang membentang dari utara ke selatan. Dalam bahasa Sansekerta, malioboro berarti jalan karangan bunga karena pada zaman dulu ketika Keraton mengadakan acara, jalan sepanjang 1 km ini akan dipenuhi karangan bunga. Meski waktu terus bergulir dan jaman telah berubah, posisi Malioboro sebagai jalan utama tempat dilangsungkannya aneka kirab dan perayaan tidak pernah berubah. Hingga saat ini Malioboro, Benteng Vredeburg, dan Titik Nol masih menjadi tempat dilangsungkannya beragam karnaval mulai dari gelaran Jogja Java Carnival, Pekan Budaya Tionghoa, Festival Kesenian Yogyakarta, Karnaval Malioboro, dan masih banyak lainnya.

Sebelum berubah menjadi jalanan yang ramai, Malioboro hanyalah ruas jalan yang sepi dengan pohon asam tumbuh di kanan dan kirinya. Jalan ini hanya dilewati oleh masyarakat yang hendak ke Keraton atau kompleks kawasan Indische pertama di Jogja seperti Loji Besar (Benteng Vredeburg), Loji Kecil (kawasan di sebelah Gedung Agung), Loji Kebon (Gedung Agung), maupun Loji Setan (Kantor DPRD). Namun keberadaan Pasar Gede atau Pasar Beringharjo di sisi selatan serta adanya permukiman etnis Tionghoa di daerah Ketandan lambat laun mendongkrak perekonomian di kawasan tersebut. Kelompok Tionghoa menjadikan Malioboro sebagai kanal bisnisnya, sehingga kawasan perdagangan yang awalnya berpusat di Beringharjo dan Pecinan akhirnya meluas ke arah utara hingga Stasiun Tugu.

Melihat Malioboro yang berkembang pesat menjadi denyut nadi perdagangan dan pusat belanja, seorang kawan berujar bahwa Malioboro merupakan baby talk dari "mari yok borong". Di Malioboro Anda bisa memborong aneka barang yang diinginkan mulai dari pernik cantik, cinderamata unik, batik klasik, emas dan permata hingga peralatan rumah tangga. Bagi penggemar cinderamata, Malioboro menjadi surga perburuan yang asyik. Berjalan kaki di bahu jalan sambil menawar aneka barang yang dijual oleh pedagang kaki lima akan menjadi pengalaman tersendiri. Aneka cinderamata buatan lokal seperti batik, hiasan rotan, perak, kerajinan bambu, wayang kulit, blangkon, miniatur kendaraan tradisional, asesoris, hingga gantungan kunci semua bisa ditemukan dengan mudah. Jika pandai menawar, barang-barang tersebut bisa dibawa pulang dengan harga yang terbilang murah.

Selain menjadi pusat perdagangan, jalan yang merupakan bagian dari sumbu imajiner yang menghubungkan Pantai Parangtritis, Panggung Krapyak, Kraton Yogyakarta, Tugu, dan Gunung Merapi ini pernah menjadi sarang serta panggung pertunjukan para seniman Malioboro pimpinan Umbu Landu Paranggi. Dari mereka pulalah budaya duduk lesehan di trotoar dipopulerkan yang akhirnya mengakar dan sangat identik dengan Malioboro. Menikmati makan malam yang romantis di warung lesehan sembari mendengarkan pengamen jalanan mendendangkan lagu "Yogyakarta" milik Kla Project akan menjadi pengalaman yang sangat membekas di hati.

Malioboro adalah rangkaian sejarah, kisah, dan kenangan yang saling berkelindan di tiap benak orang yang pernah menyambanginya. Pesona jalan ini tak pernah pudar oleh jaman. Eksotisme Malioboro terus berpendar hingga kini dan menginspirasi banyak orang, serta memaksa mereka untuk terus kembali ke Yogyakarta. Seperti kalimat awal yang ada dalam sajak Melodia karya Umbu Landu Paranggi "Cintalah yang membuat diriku betah sesekali bertahan", kenangan dan kecintaan banyak orang terhadap Malioboro lah yang membuat ruas jalan ini terus bertahan hingga kini.

Keterangan: Karnaval dan acara yang berlangsung di Kawasan Malioboro biasanya bersifat insidental dengan waktu pelaksanaan yang tidak menentu. Namun ada beberapa kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun seperti Festival Kesenian Yogyakarta pada bulan Juni hingga Juli, serta Pekan Kebudayaan Tionghoa yang dilaksanakan berdekatan dengan perayaan tahun baru China (Imlek).

Review

Anda bisa membantu traveler lain dengan menulis review / menceritakan pengalaman di sini. Namun mohon maaf, fitur ini bukan untuk menampung pertanyaan.

Peta Lokasi Malioboro

Jl. Malioboro, Yogyakarta, Indonesia

Koordinat GPS: -7.79302777777778, 110.365916666667

Places Sekitar

  • A: SOSROKUSUMAN (0.1 km)

  • B: HOTEL BATIK YOGYAKARTA (0.2 km)

    Jl. Dagen, Taman Komplek Yuono, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 561 828, 561 823

  • C: BALUMBA TOURS (0.2 km)

    Jl. Sosrowijayan 29 Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 683 221

  • D: HALTE MALIOBORO 2 (0.2 km)

    Jl. Malioboro, Yogyakarta, Indonesia

  • E: HOTEL PULES (0.2 km)

    Jl. Mataram 88, Yogyakarta 55213, Indonesia
    Phone: (0274) 302 8888

  • F: GREAT TOUR (0.3 km)

    Jl. Sosrowijayan 29, Yogyakarta 55271, Indonesia
    Phone: (0274) 583 221

  • G: HALTE MALIOBORO 1 (0.3 km)

    Jl. Malioboro, Yogyakarta, Indonesia

  • H: BARUMUN MONEY CHANGER (0.3 km)

    Jl. Malioboro 60 Yogyakarta (Hotel Inna Garuda)
    Phone: (0274) 561 155, 566 353 Ext. 1400

  • I: BINTANG CAFE (0.3 km)

    Jl. Sosrowijayan 54, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 912 7179

  • J: WISMA NENDRA HOTEL (0.3 km)

    Jl. Dagen 50, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 512 136, 835 0504

  • K: SOSROWIJAYAN (0.3 km)

  • L: HOTEL KRISTINA (0.4 km)

    Jl. Dagen 71 A Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 512 076

  • M: ANGKRINGAN LIK MAN (0.5 km)

    Jl. Wongsodirjan, Yogyakarta 55271, Indonesia

  • N: SOTO SULUNG STASIUN TUGU (0.5 km)

    Parkiran Selatan STASIUN TUGU, Yogyakarta, Indonesia

  • O: STASIUN TUGU (0.5 km)

    Jl. P Mangkubumi 1, Yogyakarta 55271, Indonesia
    Phone: (0274) 512 870, 514 270, 589 685

  • P: LUCIFER CAFE (0.5 km)

    Jl. Sosrowijayan 71, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: +62 818 0261 0506

  • Q: PECINAN (0.5 km)

  • R: HOTEL BHINNEKA (0.5 km)

    Jl. P Mangkubumi 3B, Yogyakarta 55271, Indonesia
    Phone: (0274) 513 353

  • S: HALTE MANGKUBUMI 2 (0.6 km)

    Jl. P. Mangkubumi, Yogyakarta, Indonesia

  • T: HALTE JLAGRAN (0.7 km)

    Jl. Jlagran Lor, Yogyakarta, Indonesia

  • U: KOLESE St. IGNATIUS (0.7 km)

    Jl. Abubakar Ali, Yogyakarta 55224, Indonesia
    Phone: (0274) 588283

Tampilkan semua

Tempat Wisata Terdekat

  • SOSROKUSUMAN (0.1 km)

  • SOSROWIJAYAN (0.3 km)

  • PECINAN (0.5 km)

  • PASAR BERINGHARJO (0.6 km)

    Jl. Pabringan 1, Yogyakarta 55122, Indonesia
    Phone: (0274) 515 871, 561 510

  • BENTENG VREDEBURG (0.8 km)

    Jl. Jend. A. Yani No 6, Yogyakarta 55224, Indonesia
    Phone: (0274) 586 934, 510 996

  • TAMAN PINTAR YOGYAKARTA (0.9 km)

    Jl. Panembahan Senopati 1-3, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 583 713, 583 631

  • LOJI (1 km)

  • MUSEUM SONOBUDOYO (1.1 km)

    Jl. Trikora 6, Yogyakarta 55122, Indonesia
    Phone: (0274) 385 664

  • TUGU JOGJA (1.1 km)

  • KOTABARU (1.2 km)

  • KAMPUNG KAUMAN (1.3 km)

  • BIOSKOP PERMATA (1.3 km)

    Jl. Sultan Agung, Yogyakarta, Indonesia

  • BINTARAN (1.5 km)

  • KRATON (1.5 km)

    Jl. Rotowijayan 1, Yogyakarta 55133, Indonesia
    Phone: (0274) 373 721

  • MUSEUM SASMITALOKA (1.5 km)

    Jl. Bintaran Wetan 3, Yogyakarta 55111, Indonesia
    Phone: (0274) 376 663

  • KAMPUNG SERANGAN (1.6 km)

    Serangan, Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta, Indonesia

  • JOGJA NATIONAL MUSEUM (JNM) (1.6 km)

    Jl. Prof. Ki Amri Yahya No. 1 Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta 55181, Indonesia
    Phone: (0274) 586 105

  • SASANA WIRATAMA (1.7 km)

    Jl HOS Cokroaminoto TR III/430, Yogyakarta 55244, Indonesia
    Phone: (0274) 622 668

  • RAMAYANA BALLET PURAWISATA (1.7 km)

    Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta 55152 Indonesia
    Phone: (0274) 375 705, 380 643

  • TAMAN SARI (2 km)

    Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta 55133, Indonesia

  • ALUN-ALUN KIDUL (2.1 km)

    Jl. Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Indonesia

  • PRAWIROTAMAN (3 km)

  • MUSEUM AFFANDI (3.5 km)

    Jl. Laksda Adisucipto 167, Yogyakarta 55281, Indonesia
    Phone: (0274) 562 593

  • WARUNGBOTO (3.6 km)

    Jl. Veteran, Warungboto, Yogyakarta, Indonesia

  • BONBIN GEMBIRA LOKA (3.7 km)

    Jl Kebun Raya 2, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 373 861

  • PANGGUNG KRAPYAK (3.9 km)

    Jl. DI Panjaitan, Yogyakarta, Indonesia

  • MONUMEN JOGJA KEMBALI (MONJALI) (4.8 km)

    Jl. Lingkar Utara, Yogyakarta 55581, Indonesia
    Phone: (0274) 868 225, 868 239

  • TAMAN PELANGI (4.8 km)

    Monumen Jogja Kembali, Jl. Lingkar Utara, Yogyakarta 55581, Indonesia

Tampilkan semua

Catatan: semua jarak diukur over the air