Candi Gampingan

(diperbarui tgl 5/13/2014)

CANDI GAMPINGAN
Membaca Pesan dari Nirwana

Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia (lihat peta)

Candi Gampingan yang ditemukan pada tahun 1995 diduga merupakan bagian dari Situs Gampingan. Bagian kaki candi dihiasi relief beragam jenis hewan, salah satunya burung yang dipercaya mampu membawa pesan dari nirwana.

Tak semua candi memiliki relief cantik yang khas sebab umumnya hanya dihias oleh arca dan relief umum yang terdapat hampir di semua candi. Salah satu yang memiliki relief cantik yang khas itu adalah Candi Gampingan, sebuah candi yang ditemukan secara tak sengaja oleh pengrajin batu bata di Dusun Gampingan, Piyungan, Bantul pada tahun 1995. Meski ukurannya kecil dan sudah tak utuh lagi, Candi Gampingan masih kaya akan relief yang mempesona.

Salah satu relief cantik yang bisa dijumpai di candi ini adalah relief hewan yang ada di kaki candi. Relief hewan di Gampingan begitu natural hingga bisa diketahui jenis hewan yang digambarkan. Cukup jarang candi yang memiliki relief demikian, setidaknya hanya Candi Prambanan dan Mendut yang dikenal memiliki relief serupa. Semua relief itu dihias dengan latar sulur-suluran, yaitu padmamula (akar tanaman teratai) yang diyakini sebagai sumber kehidupan.

Saat YogYES berkeliling, tampak jenis hewan yang mendominasi adalah burung. Terdapat relief burung gagak yang tampak memiliki paruh besar, tubuh kokoh, sayap mengembang ke atas dan ekor berbentuk kipas. Ada pula relief burung pelatuk yang digambarkan memiliki jambul di atas kepala, paruh yang agak panjang dan runcing serta sayap yang tidak mengembang. Selain itu, ada juga ayam jantan yang memiliki dada membusung dan sayap mengembang ke bawah.

Pembuatan relief burung dalam jumlah banyak di candi ini berkaitan keyakinan masyarakat saat itu terhadap kekuatan transedental burung. Diyakini, burung merupakan perwujudan para dewa sekaligus pembawa pesan dari alam para dewa atau nirwana. Burung juga berkaitan dengan kebebasan absolut manusia yang dicapai setelah berhasil meninggalkan kehidupan duniawi, lambang jiwa manusia yang lepas dari raganya.

Relief hewan lain yang juga banyak digambarkan adalah katak. Masyarakat saat itu percaya bahwa katak memiliki kekuatan gaib yang mampu mendatangkan hujan, sehingga katak juga dipercayai mampu meningkatkan produktivitas, karena air hujan yang didatangkan katak bisa meningkatkan hasil panen. Katak yang sering muncul dari air juga melambangkan pembaharuan kehidupan dan kebangkitan menuju arah yang lebih baik.

Hingga kini, relief itu masih menyisakan pertanyaan, apakah sebuah fabel (cerita hewan yang didongengkan pada anak-anak) seperti di Candi Mendut atau gambaran hewan yang sengaja dibuat untuk menunjukkan maksud tertentu. Pertanyaan itu muncul sebab gambaran hewan seperti di Candi Gampingan tak ditemukan dalam kitab yang memuat fabel, seperti Jataka, Sukasaptati, Pancatantra dan versi turunannya.

Candi Gampingan yang diperkirakan dibangun antara tahun 730 - 850 M diyakini merupakan tempat pemujaan Dewa Jambhala (Dewa Rejeki, anak Dewa Siwa). Hal itu didasari oleh penemuan Arca Jambhala ketika penggalian. Jambhala digambarkan sedang dalam keadaan semedi, tubuhnya duduk bersila sementara matanya terpejam. Bagian tubuhnya dihiasi oleh unsur ikonografis (asana) berupa bunga teratai yang memiliki daun berjumlah 8 helai sebagai lambang cakra dalam tubuh manusia.

Figur Jambhala di candi ini berbeda dengan yang ada di candi lainnya. Umumnya, Jambhala di candi lain digambarkan dengan mata lebar yang menatap ke arah pemujanya disertai dengan beragam hiasan yang melambangkan kemakmuran dan kemewahan. Diyakini, penggambaran berbeda ini didasari oleh motivasi pemujaan, bukan untuk memohon kemakmuran tetapi bimbingan agar dapat mencapai kebahagiaan sejati.

Mengunjungi Candi Gampingan akan membawa kita merenungkan kembali tentang jalan yang sudah kita tempuh untuk menuju kebahagiaan dan kesejahteraan. Relief yang didominasi bentuk hewan yang hidup di alam sekitarnya bisa jadi merupakan wujud kearifan masyarakat setempat pada jaman itu dalam merepresentasikan sebuah pesan dari nirwana: untuk hidup sejahtera dan terhindar dari bencana, manusia seharusnya menjaga keselarasan dengan alam.

Naskah: Yunanto Wiji Utomo
Photo & Artistik: Agung Sulistiono Mabruron

Copyright © 2007 YogYES.COM

Ulasan Wisatawan

Fitur ini untuk menampung ulasan wisatawan, bukan untuk menampung pertanyaan, pemesanan, dll. Mohon hubungi pengelola tempat ini untuk hal-hal tersebut.

Tulis ulasan berdasarkan pengalaman pribadi. Ulasan Anda mungkin membantu ribuan wisatawan. Isi ulasan sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Peta Lokasi Candi Gampingan

Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia (lihat peta)

Koordinat GPS: -7.83533333333333, 110.436638888889

Places Sekitar

  • A: Aqua Splash Kids Fun (0.9 km)

    Jalan Wonosari Km 10 Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 435 3435

Kembali ke atas

Tempat Wisata Terdekat

  • Aqua Splash Kids Fun (0.9 km)

    Jalan Wonosari Km 10 Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 435 3435

  • Situs Payak (2.3 km)

    Bintaran Wetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia

  • Balong Waterpark (3 km)

    Jalan Pleret Km 1,5 Balong, Potorono, Banguntapan, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 443 5645

  • Candi Klodangan (3.1 km)

    Klodangan, Sendangtirto, Brebah, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

  • Situs Mantup (3.3 km)

    Mantup, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia

  • Galaxy Water Park (3.4 km)

    Jl. Wonosari km.6 Kalangan, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 454 4700

  • Museum Kekayon (3.4 km)

    Jalan Raya Jogja-Wonosari km 7, Bantul, Yogyakarta, Indonesia

  • Kotagede (4.1 km)

  • Situs Watugilang (4.2 km)

    Gilang, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Indonesia

  • Situs Goa Sentono (4.3 km)

    Sentonorejo, Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

  • Gua Siluman (4.4 km)

    Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia

  • Goa Jepang Sentonoharjo (4.6 km)

    Sentonoharjo, Jogotirto, Berbah, Sleman, Indonesia

  • Watu Amben (4.7 km)

    Pandeyan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia

  • Warungboto (5.5 km)

    Jl. Veteran, Warungboto, Yogyakarta, Indonesia

  • Bonbin Gembira Loka (5.5 km)

    Jl Kebun Raya 2, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 373 861

  • Museum TNI AU Dirgantara Mandala (5.5 km)

    Kompleks Landasan Udara Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia

  • De Arca Statue Museum Yogyakarta (5.8 km)

    XT Square, Jl. Veteran, Pandeyan, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 380 809

  • De Mata Trick Eye Museum (5.8 km)

    XT Square, Jl. Veteran, Pandeyan, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 380 809

  • Museum Geoteknologi Mineral UPN \'Veteran\' Yogyakarta (6.5 km)

    Jl. Babarsari 2, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 486 991

  • Air Terjun Jurug Lengkongsari (6.8 km)

    Dusun Wonosari, Desa Semoyo, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul

  • Puncak Becici (7.2 km)

    Dusun Gunung Cilik, Desa Gunung Mutuk, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Indonesia

  • Museum Affandi (7.3 km)

    Jl. Laksda Adisucipto 167, Yogyakarta 55281, Indonesia
    Phone: (0274) 562 593

  • Museum Dewantara Kirti Griya (7.3 km)

    Jl. Taman Siswa 31, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 389 208

  • Museum Perjuangan Yogyakarta (7.4 km)

    Jl. Kolonel Sugiono 24, Mergangsan, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 387 576

  • Prawirotaman (7.5 km)

  • Museum Pergerakan Wanita (7.5 km)

    Jl. Laksda Adisucipto 88, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 587 818

  • Museum Sasmitaloka (7.7 km)

    Jl. Bintaran Wetan 3, Yogyakarta 55111, Indonesia
    Phone: (0274) 376 663

  • Bintaran (7.7 km)

  • Puro Pakualaman (7.9 km)

    Jl. Sultan Agung, Kompleks Puro Pakualaman, Yogyakarta, Indonesia

  • Museum Batik Yogyakarta (7.9 km)

    Jl. Dr. Sutomo 13A, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 562 338

  • Bioskop Permata (7.9 km)

    Jl. Sultan Agung, Yogyakarta, Indonesia

  • Gunung Ireng (7.9 km)

    Dusun Srumbung, Kelurahan Pengkok, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta

  • Situs Candi Keblak (8 km)

    Keblak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

  • Ramayana Ballet Purawisata (8 km)

    Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta 55152 Indonesia
    Phone: (0274) 375 705, 380 643

  • Museum Biologi UGM (8 km)

    Jl. Sultan Agung 22, Mergangsan, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 376 740

  • Candi Sambisari (8.2 km)

    Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

  • Situs Watugudig (8.3 km)

    Jobohan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

  • Panggung Krapyak (8.4 km)

    Jl. DI Panjaitan, Yogyakarta, Indonesia

  • Alun-alun Kidul (8.5 km)

    Jl. Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Indonesia

  • Taman Pintar Yogyakarta (8.5 km)

    Jl. Panembahan Senopati 1-3, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 583 713, 583 631

  • Candi Tara (8.5 km)

    Jl. Jogja-Solo km 13, Kalasan, Yogyakarta, Indonesia

  • Museum Kolong Tangga (8.6 km)

    Jl. Sriwedari 1, Yogyakarta (Lantai 2 Gedung Taman Budaya Yogyakarta), Indonesia
    Phone: (0274) 523 512

  • Kraton (8.6 km)

    Jl. Rotowijayan 1, Yogyakarta 55133, Indonesia
    Phone: (0274) 373 721

  • Benteng Vredeburg (8.7 km)

    Jl. Jend. A. Yani No 6, Yogyakarta 55224, Indonesia
    Phone: (0274) 586 934, 510 996

  • Museum Kereta Keraton Yogyakarta (8.8 km)

    Kompleks Keraton Yogyakarta, Indonesia

  • Candi Kadisoka (8.8 km)

    Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

  • Situs Arca Gupala (8.8 km)

    Gupolo, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia

  • Loji (8.8 km)

  • Museum Sonobudoyo (8.8 km)

    Jl. Trikora 6, Yogyakarta 55122, Indonesia
    Phone: (0274) 385 664

  • Kotabaru (8.8 km)

  • Pasar Beringharjo (8.9 km)

    Jl. Pabringan 1, Yogyakarta 55122, Indonesia
    Phone: (0274) 515 871, 561 510

Tampilkan semua

Catatan: semua jarak diukur over the air