Jogja / Yogyakarta > Wisata > Wisata Sejarah > Panggung Krapyak

Panggung Krapyak

(diperbarui tgl 5/13/2014)

Send this

PANGGUNG KRAPYAK
Tempat Raja-Raja Berburu

Jl. DI Panjaitan, Yogyakarta, Indonesia

Panggung Krapyak adalah bangunan yang berusia hampir 250 tahun dikenal sebagai tempat berburu raja-raja Kasultanan Yogyakarta. Berdiri di wilayah yang dulu dikenal dengan Hutan Krapyak, tempat putra Panembahan Senopati wafat.

Alkisah wilayah Krapyak, yang kini berada di selatan Kraton Yogyakarta, dahulu merupakan hutan lebat. Beragam jenis hewan liar terdapat di sini, salah satunya rusa atau dalam bahasa Jawa disebut menjangan. Tak heran bila wilayah ini dulu banyak digunakan sebagai tempat berburu oleh Raja-Raja Mataram.


Foto (6)

Raden Mas Jolang yang bergelar Prabu Hanyokrowati, raja kedua Kerajaan Mataram Islam dan putra Panembahan Senopati, adalah salah satu raja yang memanfaatkan Hutan Krapyak sebagai tempat berburu. Pada tahun 1613, beliau mengalami kecelakaan dalam perburuan dan akhirnya meninggal di sini. Beliau dimakamkan di Kotagede dan diberi gelar Panembahan Seda Krapyak (berarti raja yang meninggal di Hutan Krapyak).

Raja lain yang gemar berburu di Hutan Krapyak adalah Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I). Beliau-lah yang mendirikan Panggung Krapyak lebih dari 140 tahun setelah wafatnya Prabu Hanyokrowati di hutan ini. Panggung Krapyak merupakan petunjuk sejarah bahwa wilayah Krapyak pernah dijadikan sebagai area berburu. Bila berminat, anda bisa mendatanginya dengan melaju ke selatan dari Alun-Alun Kidul, melewati Plengkung Gading dan Jalan D.I Panjaitan. Panggung Krapyak akan ditemukan setelah melaju kurang lebih 3 kilometer, berada tepat di tengah jalan.

Bangunan Panggung Krapyak berbentuk persegi empat seluas 17,6 m x 15 m. Dindingnya terbuat dari bata merah yang dilapisi semen cor dan disusun ke atas setinggi 10 m. Bagian dinding kini tampak berwarna hitam, menunjukkan usianya yang hampir menyamai usia Kota Yogyakarta, seperempat milenium. Bangunan tampak masih kokoh, walau beberapa bagian mengalami kerusakan akibat gempa 27 Mei 2006 lalu.

Arsitektur bangunan panggung ini cukup unik. Setiap sisi bangunan memiliki sebuah pintu dan dua buah jendela. Pintu dan jendela itu hanya berupa sebuah lubang, tanpa penutup. Bagian bawah pintu dan jendela berbentuk persegi tetapi bagian atasnya melengkung, seperti rancangan pintu dan jendela di masjid-masijd.

Bangunan panggung terbagi menjadi dua lantai. Lantai pertama memiliki 4 ruang dan lorong pendek yang menghubungkan pintu dari setiap sisi. Kalau matahari bersinar terang, cahayanya akan menembus ke dalam lantai pertama bangunan lewat pintu dan jendela. Adanya sinar matahari membuat nuansa tua yang tercipta dari kondisi bangunan serta udara yang lebih lembab dan dingin akan langsung menyergap.

Jika menuju salah satu ruang di bagian tenggara dan barat daya bangunan dan menatap ke atas, anda bisa melihat sebuah lubang yang cukup lebar. Dari lubang itulah raja-raja yang hendak berburu menuju ke lantai dua (berguna sebagai tempat berburu) dengan dibantu sebuah tangga kayu yang kini sudah tidak dapat dijumpai lagi. Dengan menatap ke atas pula, anda bisa mengetahui bahwa terdapat sebuah atap untuk menaungi lubang yang kini telah ambruk, mungkin berguna untuk mencegah air masuk.

Sekilas, bangunan ini menggambarkan kenyamanan yang diperoleh raja, bahkan saat berburu. Ketinggian bangunan membuat raja berburu dengan rasa nyaman dan aman, leluasa mengintai tanpa perlu khawatir diserang oleh hewan buas ketika berburu. Lantai dua tempat ini pun cukup nyaman, berupa ruangan terbuka yang cukup luas dan dibatasi oleh pagar berlubang dengan ketinggian sedang.

Ketinggian bangunan ini menyebabkan beberapa orang menduga bahwa Panggung Krapyak juga digunakan sebagai pos pertahanan. Konon, dari tempat ini gerakan musuh dari arah selatan bisa dipantau sehingga bisa memberikan peringatan dini kepada Kraton Yogyakarta bila terjadi serangan. Para prajurit secara bergantian ditugaskan untuk berjaga di tempat ini, sekaligus berlatih berburu dan olah kanuragan (kemampuan berperang).

Panggung Krapyak termasuk bangunan yang terletak di poros imajiner kota Yogyakarta, menghubungkan Gunung Merapi, Tugu Jogja, Kraton Yogyakarta, Panggung Krapyak dan Laut Selatan. Poros Panggung Krapyak hingga Kraton menggambarkan perjalanan manusia dari lahir hingga dewasa. Wilayah sekitar panggung melambangkan kehidupan manusia saat masih dalam kandungan, ditandai dengan adanya kampung Mijen di sebelah utara Panggung Krapyak sebagai lambang benih manusia.

Mengunjungi Panggung Krapyak, berarti mengunjungi salah satu bangunan penting bagi Kraton Yogyakarta.

Naskah: Yunanto Wiji Utomo
Photo & Artistik: Agung Sulistiono Mabruron
Copyright © 2007 YogYES.COM

Kembali ke atas

Peta Lokasi Panggung Krapyak

Koordinat GPS: -7°49'39.5", 110°21'37.9"
Jarak dari Malioboro: 3.9 km.

  • A: PONDOK TRANSPORT (0.2 km)

    Krapyak Kulon 08/52/187 Sewon Bantul
    Phone: (0274) 377 052, 387 788, +62 812 295 3920, +62 815 798 4143

  • B: AYU MEDIA TRANS (0.4 km)

    Jl. KH. Ali Maksum 407 Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 743 5160, +62 812 2735 1415

  • C: HOUSE 24 JOGJA (0.5 km)

    Jl. Jogokaryan 24, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: +62 878 3815 1675

  • D: HOTEL SENO (0.5 km)

    Jl. Jogokaryan 26, Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: (0274) 373 445

  • E: YESTERKE TRANSPORT (0.5 km)

    Ds. Krapyak Wetan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 788 8764, 439 9093, +62 812 2795 5550, +62 817 261 540

  • F: HOTEL PRAMESTHI (0.8 km)

    Jl Mangkuyudan 44, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 450 606, 831 5044

  • G: THE GRAND PALACE HOTEL YOGYAKARTA (0.8 km)

    Jl. Mangkuyudan 32 Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: (0274) 414 590

  • H: HOTEL RUBA GRHA (0.8 km)

    Jl. Mangkuyudan 1, Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: (0274) 373 531, 375 593

  • I: BAKMI SHIBITSU (0.9 km)

    Jalan Raya Bantul 111, Yogyakarta, Indonesia

  • J: WISMA R. KUMALA (0.9 km)

    Jl. Mangkuyudan 56, Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: +62 819 3173 4638

  • K: HOTEL PURI GANESHA (0.9 km)

    Jl. Mangkuyudan 51, Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: (0274) 414 906

  • L: HOTEL DEWI SRI (1 km)

    Jl. Mangkuyudan 65, Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: (0274) 374 401

  • M: MJ TOURS (1 km)

    Mantrijeron MJ III/890 Gang Surami, Yogyakarta, Indonesia
    Phone: (0274) 383 396, 387 353

  • N: HOTEL LARASHATI (1 km)

    Jl. Mangkuyudan 70, Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: (0274) 376 620

  • O: DUSUN JOGJA VILLAGE INN (1 km)

    Jl. Menukan 5, Yogyakarta 55153, Indonesia
    Phone: (0274) 373 031, 384 438

  • P: CHANDRA KIRANA HOTEL (1 km)

    Jl. Parangtritis 108, Yogyakarta 55143, Indonesia
    Phone: (0274) 373 252

Catatan: semua jarak diukur over the air

Tampilkan semua

Artikel Terkait

Kembali ke atas

Sponsored