PSST... INI RAHASIA MEMULAI BISNIS HOMESTAY BAGI KAUM MILENIAL!

Asal tahu rahasianya, memulai bisnis homestay itu mudah koq. Berikut adalah kisah beberapa orang yang menjalankan bisnis homestay dan guest house di Jogja.

Diperbarui tgl 12/17/2017

Seperti sebagian besar generasi milenial, Adi dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan. Namun, ia dan isterinya tidak cemas dengan situasi ini. "Kami sebenarnya punya 2 rumah di Jogja, tetapi semuanya kami jadikan rumah sewa harian," kata Adi.

Pemasukan dari menyewakan rumah kepada wisatawan itu seringkali melebihi cicilan KPR, tagihan listrik, dan biaya operasional tiap bulannya. Kelebihan tersebut mereka kumpulkan sedikit demi sedikit untuk membeli rumah lagi.

Lain lagi kisah Yani, seorang manajer senior di anak perusahaan multinasional. Ia dan suaminya memiliki beberapa rumah yang dikontrakkan tahunan. Namun, setelah melihat temannya berhasil menjalankan bisnis homestay, ia tertarik untuk mencoba.

Awalnya sih coba-coba, sekarang Yani sudah mengubah 3 rumah kontrakannya menjadi rumah sewa harian. Ketika perusahaan menawari jabatan lebih tinggi di luar negeri, Yani memilih untuk pensiun dini dan mengurus bisnis guest house-nya saja. Tidak menyesal, Bu? "Gak, pesangonnya cukup buat beli ruko," jawab Yani sambil tertawa.

Memulai bisnis homestay tidak berarti harus punya rumah sendiri. Aya, seorang mahasiswi, dan tunangannya menyewa sebuah rumah kos dengan 10 kamar lalu mengubahnya menjadi homestay. Setiap kamar disewakan 50k - 100k per malam untuk wisatawan backpacker.

MENYIAPKAN RUMAH

Langkah pertama untuk membuka homestay adalah menyiapkan rumahnya. Sadar lokasi rumahnya jauh dari pusat kota Jogja, Adi mendandani rumah itu hingga benar-benar keren untuk menarik wisatawan. Rumah Yani yang besar-besar cocok untuk segmen rombongan, renovasinya hanya merapikan dan menambah jumlah kamar mandi saja. Adapun Aya sejak awal memang sudah mencari rumah yang siap pakai untuk dijadikan homestay, jadi tidak perlu renovasi.

MEMPROMOSIKAN

Aya beruntung bisa belajar cara mempromosikan homestay dari ibunya sendiri. Lima tahun yang lalu ibunda Aya membuka homestay dan ramai padahal cuma dipromosikan di sebuah portal wisata lokal.

Sementara itu, Yani mempromosikan rumahnya melalui banyak saluran, termasuk sebuah situs berbagi kamar di seluruh dunia. Namun, respon yang paling banyak justru dari portal wisata lokal juga.

Ternyata portal wisata yogyes.com ini menampilkan alamat lengkap dan nomor telepon setiap homestay dan guest house. Calon tamu jadi lebih mudah menghubungi langsung Aya, Yani, dan Adi lewat SMS atau Whatsapp untuk bertanya tentang rumah yang disewakan, akses ke tempat wisata, menawar harga sewa, dll. Pemilik juga senang karena portal wisata ini tidak meminta komisi.

MENERIMA TAMU

Semua orang tahu hal yang paling penting dalam jasa hospitality adalah kebersihan dan keramahan dalam melayani tamu. Namun, tidak banyak yang benar-benar tahu caranya.

"Ketika membuka homestay, kami harus belajar banyak hal. Cara membersihkan kamar mandi agar kinclong seperti hotel bintang pun kami tidak tahu. YogYes yang mengajarkan hal itu kepada kami," kata Adi.

Untuk menjaga kebersihan guest house, Adi mempekerjakan seorang warga setempat yang sudah ia latih untuk membersihkan rumah setiap hari sesuai standar hotel. Karena rumah itu jauh dari tempat tinggalnya, Adi juga membuat sistem quality control yang mudah dan efektif untuk housekeeper-nya.

Keramahan tuan rumah dalam melayani tamu juga sangat menentukan bahkan sejak calon tamu menghubungi pertama kali. Yani sangat paham hal ini dan berprinsip calon tamu yang sudah menghubungi jangan sampai batal. Tak heran bila ulasan tentang guest house-nya dibanjiri pujian dari tamu.

Sementara itu, Aya dan tunangannya menjadi lebih dari sekedar tuan rumah. Mereka juga menjadi teman, penunjuk arah, bahkan tour planner bagi wisatawan backpacker yang menginap di homestay. Kebetulan usia mereka dan tamu-tamunya memang tidak berbeda jauh.

Nah, bila Anda ingin merasakan kemudahan dan keuntungan seperti 100 pemasang iklan lainnya, langsung saja hubungi marketing YogYes.com di nomor 0822-1195-8000.

Baca juga: