ITINERARY JOGJA 5 HARI 4 MALAM
Yogyakarta, Keluarga Kami Punya Cerita

Berawal dari promo tiket KA, langsung terbayang liburan ke Jogja. Target utama liburan kali ini adalah arung jeram atau rafting. Bahkan saking excited-nya, rasanya masih terngiang-ngiang sampai sekarang. Anak-anak apalagi, pengen balik lagi!

Diperbarui tgl 2/4/2016

Segmen

  • Keluarga dengan anak kecil

Itinerary

HARI KE-1
15.00: Sampai di Jogja, dengan transportasi kereta api
16.00: Malioboro, Benteng Vredeburg, km 0 Jogja
18.30: Kuliner Kopi Joss di Angkringan Lik Man

HARI KE-2
07.00: Kuliner Soto Pak Marto Taman Sari
09.00: Air Terjun Sri Gethuk
11.00: Cave Tubing Gua Pindul
15.00: Pantai Siung

HARI KE-3
03.00: Berangkat
04.00: Sunrise di Punthuk Setumbu
06.30: Candi Borobudur
10.00 - 12:30: Rafting di Sungai Elo

HARI KE-4
08.00: Kraton
10.00: Taman Pintar Yogyakarta
16.00: Candi Prambanan

HARI KE-5
08.00: Pulang, dengan transportasi kereta api

Cerita Lengkap

Berawal dari baca promo tiket kereta api 70 ribu untuk semua jurusan, langsung terbayang Yogyakarta. Mulailah browsing. Ternyata banyak blog dan website yang menyediakan info seputar Jogja, tapi akhirnya berhenti di yogyes.com dan langsung follow akun Twitter serta Facebook-nya. Ternyata sudah banyak teman yang lebih dulu nge-like. Di website ini pula kami menemukan rental mobil yang akan kami gunakan untuk menjelajahi Jogja.

Alhamdulilah tiket promo berhasil didapat dengan modal modem yang baru diisi pulsa dan begadang. Karena promonya hanya berlaku untuk tanggal 7 - 28 September dan pemesanan baru bisa dilakukan mulai pukul 00.00. Sebagai penggemar promo, aku yakin betul bukan cuma aku aja yang ngincer nih tiket. Apalagi akun-akun kereta api atau portal berita lain banyak yang nge-share di Twitter setiap hari, membuatku tambah deg-degan takut nggak kebagian.

Saat melakukan pemesanan, yang pertama berhasil dipesan malah tiket untuk pulang. Aneh kan? Iya, aneh banget. Daftar harga tiket Bandung - Jogja nggak bisa diklik untuk pemesanan. Duh, padahal sudah geregetan! Lost count sudah bolak-balik di-refresh tapi tetap nggak bisa. Akhirnya aku memanfaatkan jasa travel yang pernah mention dan nawarin bantuan kalau mau pesan tiket promo ini. Beruntungnya, walaupun sudah tengah malam mereka masih melayani pemesanan. Setelah Whatsapp-an nomor KTP, nomor Kartu Keluarga karena bawa anak-anak serta data lainnya, Alhamdulillah berhasil dapat tiket pergi dan pulang dengan semua harga promo.

Tengah malam itu juga saya ke ATM dekat rumah untuk melakukan pembayaran. Karena pemesanan langsung yang lewat website kereta itu memiliki batas pembayaran jam 3.45 pagi. Kalau melewati batas waktu bakalan hangus. Saat melakukan pembayaran, aku baru tahu kalau pemesanan lewat website langsung, kita dapat potongan lagi 30 ribu. Jadi totalnya Rp.537.500 untuk tiket Bandung - Yogyakarta pergi dan pulang. Wuihhh mejik yahh? Murah banget!!!

Tepat jam 02.00 urusan pemesanan tiket pun selesai. Lega rasanya sudah dapat semua kode booking untuk mencetak tiketnya di stasiun. Kami pergi dengan kereta kelas eksekutif dan pulang dengan kereta kelas bisnis. Akhirnya berangkatlah kami tanggal 8 - 12 September 2015 kemarin ke Jogja. Ajaibnya semua jadwal keretanya on time!!! Keren dah Kereta Api.

Semua tempat tujuan dalam itinerary ini amazing, pengalaman baru bagi kami terutama buat anak-anak. Kalau buatku dan my honey, mengunjungi Candi Borobudur, Malioboro, Candi Prambanan dan Kraton itu memang bukan hal baru. Kami memasukkan dalam list pun hanya karena anak-anak belum pernah mendatanginya. Lagi pula ke Yogyakarta itu rasanya belum sah kalau belum ke tempat-tempat tadi, hehehe...

Pengalaman naik rakit di Air Terjun Sri Gethuk, melihat air terjun dan cave tubing adalah yang pertama kali untuk kami sekeluarga. Awalnya agak takjub juga, anak-anak usia 8 tahun diperbolehkan ikut. Pantai Siung itu juga unik. Walau pun banyak pantai yang sudah kami datangi sebelumnya, tapi Pantai Siung itu beda. Bisa gampang banget liat siput laut atau apalah itu namanya. Pokoknya seruu!!! Tahu-tahu sudah sore aja. Rasanya jadi lupa segalanya kalau main ke pantai, lupa kalau sudah waktunya pulang.

Punthuk Setumbu lain lagi tantangannya. Kita harus naik bukit yang lumayan bikin ngos-ngosan kalau nggak pernah olahraga. Kebanyakan yang nongkrong menunggu matahari terbit ini malah bule lho. Orang Indonesia-nya cuma sedikit, apalagi anak-anak. Walaupun mataharinya terbit di balik awan, rasanya tetap ada keseruan tersendiri. Setelah melihat matahari terbit, tentu saja tujuan berikutnya langsung ke Borobudur. Karena berangkat dari jam 3 pagi supaya nggak ketinggalan matahari terbit, waktu sampai di Borobudur udara masih sejuk. Berbeda dengan waktu kita pulang, matahari sudah ngejreng mentereng.

Bagian yang paling ditunggu-tunggu tentu saja arung jeram. Mak... jalan dari loket pembayaran Citra Elo ke start-nya jauh pun! Sungainya aja 12,5 km dan jarak yang ditempuh pakai perahu karet sekitar 2,5 jam. Surprise-nya lagi ternyata wisata yang cukup menantang nyali ini boleh dilakukan oleh anak-anak berusia 8 tahun asal anaknya berani. Itu juga karena arusnya nggak terlalu deras karena musim kemarau. Fiuhh... Alhamdulillah.

Hakuna Matata (12 th) langsung memilih duduk di bagian depan perahu karet. Tadinya Pixar (8 th) pun mau di depan. Karena deg-degan, aku lebih memilih duduk di tengah.

Ya Allah... asli seru dah! Sepanjang sungai kita bisa melihat biawak, burung-burung dan binatang-binatang yang jarang kita lihat. Habis arung jeram, anak-anak berisik banget membahas tiap detail keseruannya. Jadi tambah pengen lagi dan lagi. Mungkin nanti nunggu musim hujan biar tambah seru. Alamaakk gaya benerrr!!!

Di hari terakhir hanya bisa jalan-jalan di sekitar kota saja, karena besoknya kita harus pulang jam 8 pagi. Taman Pintar Yogyakarta jadi tempat kami 'nyangkut' paling lama, karena ada kegiatan belajar membatik dan melukis kaos segala.

Selain Soto Pak Marto Taman Sari dan Kopi Joss, kami hanya kulineran di angkringan dan bakmi Jogja. Anak-anak ketagihan banget makan di angkringan. Sedangkan aku dan my honey ketagihan bakmi Jogja. Jadi tiap hari makan bakmi atau angkringan berbeda yang dekat-dekat hotel aja. Alhamdulillah... ketagihannya yang hemat cermat. Hehehe...

Tips

  • Berliburlah di hari kerja, bukan hari libur atau saat musim liburan agar bisa menikmati suasananya. Bolos sekolah untuk jalan-jalan menurutku juga merupakan pelajaran yang tidak bisa didapat di bangku sekolah.

  • Kalau hanya boleh memilih salah satu, kami lebih memilih membeli kenangan bahagia bersama keluarga daripada barang-barang mewah.

Pengirim

Etna Nena Oetari
Facebook: https://www.facebook.com/nenasibaikhati
Twitter: @nenasibaikhati