Photo . Copyright © YogYes.com

Parang Endog (4 Rumus Menghalau Galau di Jogja ala Backpacker)

Menjelang sore, arahkan lajumu ke arah selatan. Melewati Parangtritis dan bergerak menuju bukit bernama Parang Endog. Lokasi yang dituju ini adalah sebuah landasan paralayang. Dari landasan ini sejauh mata memandang adalah hamparan pantai, laut, dan samudera yang dibatasi horizon.

Di parkiran sebelum lokasi akan nampak sebuah warung berdinding bambu milik Yu Mar. Pesanlah sepiring nasi goreng pedas dan segelas kopi atau teh panas. Setelah itu baru langkahkan kakimu menuju landasan dengan pesanan tersebut dalam genggaman.

Menikmati sore di landasan Parang Endog, berbekal nasi goreng pedas Yu Mar dan minuman panas akan menjadi obat anti galau tersendiri. Sembari menyeruput minuman hangat kita menanti sang pemancar cahaya menenggelamkan diri di samudera. Di hati hanya ada rasa syukur akibat keromantisan alam yang tercipta.

Selamat makan, wahai senja.

Satu hari melihat matahari yang terbit dan tenggelam. Bukankah begitu pula harusnya rasa galau. Tidak harus dalam posisi statis melainkan dinamis. Jadi ada saatnya ia muncul dan ada saatnya pula ia harus kita tenggelamkan.

Tentang 4 Rumus Menghalau Galau di Jogja ala Backpacker

Jika kegalauan datang menyambangimu, tak perlulah bingung. Pasalnya, di Jogja ada rumus yang mampu menghalau galau itu.

Baca selengkapnya:
4 Rumus Menghalau Galau di Jogja ala Backpacker