7 TEMPAT UNTUK MENIKMATI SUASANA JOGJA DARI LESEHAN BERTIKAR

"Ramai kaki lima, menjajakan sajian khas berselera,orang duduk bersila.. Musisi jalanan mulai beraksi,seiring laraku kehilanganmu Merintih sendiri, ditelan peluh kotamu"

Diperbarui tgl 11/26/2015

Cuplikan lirik lagu legendaris dari Kla Project di atas menggambarkan betapa erat hubungan kota Jogja dengan warung-warung kaki lima-nya yang terkenal. Ibarat sayur tanpa garam, suasana kota Jogja yang tidak akan terasa jika tidak dinikmati dari atas tikar lesehan yang disediakan warung-warung tersebut. Di atas tikar inilah kita benar-benar bisa menyerap berbagai macam emosi yang ditawarkan oleh Yogyakarta, mempelajari kearifannya, dan mengenal budaya masyarakatnya.

Nah bagi Anda yang ingin mencicipi kuliner jalanan sambil menikmati suasana Jogja yang seru banget, warung-warung kaki lima berikut ini bisa jadi pilihan yang tepat! Selain makanannya yang sedap, warung-warung ini juga punya pemandangan yang asyik, suasana yang Jogja banget, dan berbagai hal lain yang membuat liburan kamu semakin tidak terlupakan. Dimana saja sih? Yuk, kita simak!

Keterangan:
Tulisan ini adalah salah satu finalis dalam lomba menulis "Kuliner di Jogja".

1. Keramaian Pusat Kota di Lesehan Malioboro

Malioboro memang selalu menyajikan suasana yang serba ramai, seru, dan penuh dengan suasana persahabatan. Di sini, kita bisamelihat deretan toko-toko cinderamata yang ramai berpadu di dalam bangunan-bangunan tua, berhias kerlap-kerlip lampu yang cantik serta puluhan karya patung yang sering dipajang di pinggir jalan. Semua suasana ini akan lebih nikmat bila dilihat sambil duduk lesehan di pinggir jalan, menyantap dengan beberapa piring pecel lele atau ayam penyet, segelas gelas teh hangat, dan kawan-kawan seperjalanan yang selalu bisa membuat suasana terasa lebih asyik.

Ada banyak sekali warung lesehan yang tersedia di Malioboro, masing-masing menyediakan menu dan sudut pandang berbeda ke arah Jl Malioboro yang selalu ramai. Kita bisa memilih menu sesuka hati, namun ada baiknya kita bertanya soal daftar harga ke pedagangnya terlebih dahulu. Ya, karena Malioboro adalah lokasi yang penuh dengan turis, harga makanan di sini cenderung mahal; bahkan bisa mencapai 2 kali lipat harga normal. Duh!