NASI KANGEN
Mengobati Rindu dengan Tumpeng dan Kuliner dari Jogja

Kitchen:
Grand Bukit Sari nomor J14 Wonosari 55851 Gunungkidul DI Yogyakarta
0818 0218 8000 0818 0218 8000

Lihat peta

Ketika jarak memisahkan, kiriman tumpeng ternyata bisa mewakili dalamnya kerinduan dan hangatnya pelukan.

Diperbarui tgl 16 Juli 2021

"Waduh, sayanya di Singapore, Kak" jawabnya ketika diminta share loc untuk pengiriman tumpeng. Ternyata tumpeng tersebut untuk kejutan bagi kakaknya di Jogja yang sedang berulang tahun. Sebagai ganti share loc, dia memberikan ancar-ancar rumah kakaknya.

Setiba di sana, sang kakak bingung melihat ada orang membawa tumpeng di depan pintu. Matanya langsung berkaca-kaca saat dijelaskan bahwa tumpeng tersebut merupakan kiriman adiknya yang di Singapura.

Bukan kali ini saja mereka mengirim tumpeng kejutan. Ada yang memesan tumpeng untuk mertua yang berulang tahun dengan kartu ucapan yang berisi foto USG calon cucunya. Ada juga dokter muda yang memesan tumpeng untuk kekasihnya di Jogja yang berulang tahun sementara dia tak bisa meninggalkan tugasnya di RS Wisma Atlet.

Tumpeng Nasi Kuning

Ketika jarak memisahkan, kiriman tumpeng ternyata bisa mewakili dalamnya kerinduan dan hangatnya pelukan.

Memulai dari Nol

Sebelum terjun ke usaha kuliner tumpeng, lnda dan suaminya memiliki guest house di Jogja. Namun, kondisi pariwisata yang babak belur dihajar pandemi memaksa mereka banting setir dan memulai usaha dari nol lagi.

Awalnya mereka berjualan nasi kuning setiap pagi di Wonosari, Gunungkidul. Lama-lama mulai banyak yang pesan nasi box dan tumpeng. Kadang-kadang foto tumpeng tersebut mereka upload ke Instagram. Tak terasa setelah hampir setahun, pesanan pun makin banyak, bahkan dari luar kota dan luar negeri.

Meskipun begitu, Inda mengaku dirinya masih belajar. "Saya masih nol, Mas. Setiap hari saya masih belajar resep baru, bikin garnish, dan lain-lain."

Mahakarya Kuliner Nasi Kuning

Tumpeng Nasi Kuning

Tumpeng nasi kuning memang identik dengan momen bahagia seperti ulang tahun, peresmian, dll. Tak heran bila tumpeng bukan sekedar nasi kuning yang dibentuk kerucut, melainkan semacam mahakarya kuliner nasi kuning.

Berasnya dipilih jenis yang panjang dan tidak mudah patah. Proses selanjutnya juga berbeda dengan menanak nasi biasa.

Pertama, beras dicuci bersih lalu direndam air. Kedua, dikukus hingga setengah matang. Ketiga, dimasak dalam santan mendidih dan bumbu-bumbu hingga airnya menyusut. Keempat, dikukus lagi sampai matang sempurna.

Keempat tahapan ini memakan waktu sekitar 2 jam dan memang tidak semudah menanak nasi pakai rice cooker. Namun, hasilnya juga berbeda jauh: warnanya kuning merata, aromanya harum, butirannya utuh, dan tidak cepat basi.

Tumpeng lazimnya disertai lauk ayam atau ayam ingkung (ayam kampung utuh). Konon, ingkung memiliki filosofi "manekung" yang artinya memanjatkan doa.

Ayam kampung dipilih yang tidak terlalu besar agar dagingnya lebih empuk. Setelah disembelih langsung dicuci bersih. Lalu dimasukkan dalam kuali besar, ditambahkan bumbu-bumbu dan kelapa parut. Kemudian diungkep hingga ayam empuk dan bumbu meresap sempurna.

Setelah matang, ayam tersebut harus didiamkan dulu hingga benar-benar dingin sebelum digoreng. "Aroma ayam kampung dan serundeng yang gurih tercium sampai sekampung," gurau Inda.

Lauk pendamping lain yang tidak pernah ketinggalan adalah sambal goreng ati kentang yang pedas dan creamy. Kering tempe memberikan sensasi cruncy dengan bumbu pedas, manis, asin, dan asam.

Selain itu tumpeng Nasi Kangen juga dilengkapi dengan perkedel kentang, mi goreng, dan telur dadar berbentuk bunga yang cantik. Garnish yang terbuat dari sayur dan buah yang diukir makin menambah kecantikan tumpeng ini.

Kirim ke Luar Kota

Selain tumpeng besar, banyak juga yang memesan tumpeng mini, ayam ingkung, nasi besek, dll. Namuni, tetap saja tidak bisa dikirim jauh-jauh dari Gunungkidul, maksimal hanya sampai Kota Jogja dan sekitarnya. Padahal tidak sedikit orang luar kota yang kangen dengan cita rasa kuliner Jogja.

Inda berencana menjual lauk pendamping tumpeng yang tahan lama seperti kering tempe, serundeng ayam kampung, dll. Karena tahan lama, lauk kering ini bisa dikirim ke luar kota, bahkan luar negeri.

Meskipun perjalanan wisata masih dibatasi akibat pandemi, setidaknya hal ini bisa mengobati kerinduan pada kuliner dari Jogja.