Send this

KAFE KE KAFE
Merayakan Malam dengan Teman dan Live Music di Jogja Selatan

Malam-malam di kota Yogyakarta yang tak pernah mati membuat siapapun ingin berwisata malam di sini. Berikut YogYES akan bagikan 7 tempat nongkrong asyik untuk merayakan malam dengan teman dan live music di kafe-kafe di Yogyakarta Selatan.

I like beer. it makes me a jolly good fellow
I like beer. it helps me unwind and sometimes it makes me feel mellow


Foto (14)

Penggalan lirik "I Like Beer" dari Tom T. Hall, penyanyi country Amerika, tampaknya tepat untuk mengungkapkan kecintaan seseorang akan bir, minuman beralkohol yang fermentasi merupakan minuman yang paling digemari seluruh dunia. Tercatat dalam sejarah Mesir Kuno dan Mesopotamia sekitar 5000 SM lalu, bir merupakan salah satu minuman tertua yang dibuat manusia. Selain dapat menghangatkan badan, ternyata bir kaya akan vitamin sehingga memiliki banyak manfaat seperti mengurangi resiko gangguan jantung, melindungi ginjal, dan mencegah kanker. Merayakan sesuatu dengan bir merupakan hal yang menyenangkan. Berikut ini YogYES hadirkan informasi tentang tempat-tempat yang cozy untuk minum bir dengan ciri khas masing-masing di area Prawirotaman dan Sosrowijayan, dua daerah yang terkenal karena sebutan "Kampung Turis".

Bintang Cafe
Jl. Sosrowijayan 54, Yogyakarta, Indonesia
Phone: (0274) 912 7179
Jam buka: 08.00 - 01.00 WIB

"I know I love yeee...," lagu dari Bob Marley "Is this love" ini mungkin akan terdengar bila kita datang ke Bintang Cafe setiap hari Rabu dan Jumat. Sembari minum bir kita bisa ber-pogo ria di sini. Tak hanya wisatawan asing yang mengunjungi kafe ini, anak-anak muda juga sering ke sini. Ketika akhir pekan mulai datang, kafe ini makin ramai karena diipenuhi anak-anak muda yang haus akan live music. Mereka ikut berbaur dengan wisatawan yang datang dan ber-pogo bersama di depan panggung yang memang dibuat khusus untuk band pengisi. Kafe yang didominasi dengan warna merah ini memang selalu menghadirkan live music setiap Rabu - Sabtu. Di hari Rabu dan Jumat, kita bisa melihat Black Finit, band reggae lokal, beraksi. Sedangkan di hari Kamis ada Blues dan hari Sabtu kita bisa menikmati musik Rockabilly yang memanaskan ruang kafe.

Via-Via Travelers Cafe and Restaurant
Jl. Prawirotaman 30, Yogyakarta, Indonesia
Phone: (0274) 386 557
Jam buka: 07.30 - 23.00 WIB

Mengusung tema "East Meets West, West Meets East", Via-Via Cafe menjanjikan sebuah ruang pertemuan antara Timur dan Barat. Via-Via Cafe menjadi langganan turis-turis yang berkunjung ke Yogyakarta. Tidak hanya bir, minuman beralkohol lain pun banyak disajikan di sini seperti Wine dan Whiskey. Makanan yang dihidangkan di sini juga bervariasi. Kita bisa menemukan aneka makanan khas Indonesia dan khas Barat di daftar menunya. Setiap harinya ada beberapa menu khusus yang bisa dipesan. Via-Via Cafe juga sering dijadikan sebagai tempat pameran seniman-seniman muda dan setiap Jumat ada Friday Night Jazz Night. Menghabiskan malam dengan musik dan karya seni, kenapa tidak?

Asmara Art and Coffee Shop
Tirtodipuran 22, Yogyakarta, Indonesia 55143
Phone: (0274) 383 143, +62 817 463 009
Jam buka: 18.00 - 24.00 WIB

Asmara Art and Coffes Shop atau yang biasa disingkat menjadi ASCOS adalah kafe di Jalan Tirodipuran yang menawarkan live music setiap malam dengan genre yang berbeda-beda. Bangunan yang mirip rumah ini terbagi menjadi 2 bagian. Di bagian dalam terdapat art shop yang bercampur dengan tempat untuk minum, sedangkan di terasnya terdapat panggung kecil, bar, dan tempat minum. Suasana di sini hangat dan nyaman. Sembari minum bir, kita bisa menikmati alunan musik yang dibawakan band-band lokal kota Yogyakarta. ASCOS membuka kesempatan bagi siapapun untuk mengadakan acara seperti pembacaan puisi, pameran, atau hal-hal lain yang berkaitan dengan seni. Adapun jadwal live music dari Senin sampai Sabtu antara lain Blues dan Country, Blues Total, Pop, Legend, Rolling Stone, dan Rockabilly. Untuk hari Minggu, ASCOS tutup.

Lucifer Cafe
Jl. Sosrowijayan 71, Yogyakarta, Indonesia
Phone: +62 818 0261 0506

Lucifer Cafe adalah salah satu kafe di Sosrowijayan yang paling sering dikunjungi. Kafe yang dulunya bernama "Amigos" ini populer dikalangan wisatawan asing muda. Lucifer Cafe juga menyajikan berbagai jenis hidangan dari berbagai negara dan tentu saja bir. Kafe yang sangat ramai ketika malam datang ini juga menghadirkan live music hampir setiap malam. Ruangannya yang kecil membuat suara dari pengisi acara akan terasa menggelegar dan kita akan terbuai di dalamnya. Untuk hari Jumat biasanya ada band reguler yang membawakan lagu-lagi TOP 40 dan di hari Sabtu ada musik reggae. Music and Beers, Let's Cheers!

Aglioo! Pizza and Pasta
Jl. Prawirotaman 29, Yogyakarta, Indonesia
Jam buka: 11.00 - 23.00 WIB

Memasuki cafe yang terletak di samping Renzo Cafe, kita akan langsung disuguhi kepiawaian koki membuat pizza super besar. Sembari menikmati bir, kita bisa menikmati pizza andalan Aglioo! Pizza and Pasta. Pizza di sini ukurannya besar, tidak terlalu banyak pinggiran roti, dan full toping. Pizza dan bir itulah yang akan kita dapatkan di sini. Oh ya, selain pizza tempat ini juga menyediakan pasta. Selain nongkrong sembari mengobrol, di sini kita akan ditemani lampion-lampion yang menghiasi ruangan sehingga mempermanis malam kita.

Banana Cafe
Jl. Parangtritis 64, Yogyakarta, Indonesia
Jam buka: 16.00 - 01.00 WIB

Kafe yang terletak di Jalan Parangtritis ini lokasinya sedikit tertutup karena di depan kafe terdapan tanaman-tanaman yang menambah teduh suasana. Bila malam, cahaya lampu di kafe ini tidak terlalu terang sehingga cocok untuk menemani Anda yang kelelahan setelah seharian jalan-jalan. Interior ruangnya cukup unik. Dominasi warna merah dengan perpaduan foto-foto hitam putih membuat kafe ini terasa cozy. Kafe yang bersebelahan dengan berbagai macam kafe sepanjang Jalan Parangtritis ini menawarkan menu-menu yang beraneka ragam.

Renzo Cafe
Jl. Prawirotaman 27, Yogyakarta, Indonesia
Jam buka: 09.00 - 23.00 WIB

Birtje?, Bahasa Belanda yang artinya mau minum bir, menjadi kalimat sapaan yang terpampang di depan Renzo Cafe. Kafe yang dimiliki oleh orang berkebangsaan Belanda ini menyajikan berbagai macam bir dengan harga yang relatif terjangkau. Interior kafe sendiri bernuansa Jawa dengan motif batik yang menghiasi ruangan. Di sisi timur kafe, kita bisa melihat foto-foto hitam putih yang ditata dengan apik sehingga menambah kesan vintage dalam ruangan. Selain itu, kafe ini juga menyajikan sate dan tongseng kobra yang dibanderol dengan harga Rp 45.000. Kobra yang biasanya ditakuti, di sini malah dijadikan makanan dengan resep khas Indonesia. Patut dicoba!

Kembali ke atas