Tour de Djokdja No. 23 / I: Jajan PasarRabu, 24 Januari 2007

Rabu, 24 Januari 2007
Sempatkan waktu untuk menjelajahi pasar-pasar tradisional di Yogyakarta atau beragam kios penjaja makanan untuk menikmati kudapan tradisional Yogyakarta bila anda tak ingin merasa liburan ke Yogyakarta kali ini terasa percuma. Tour de Djokdja kali ini dengan tema "Jajan Pasar" menyuguhkan beragam kudapan khas khas Yogyakarta yang mesti dicoba. Kami juga mengungkap tempat-tempat tepat untuk mencicipinya.
Pertama berupa lumpia khas Semarang dengan rasa yang se-yogya-nya. Disajikan hangat bersama saus bawang dan acar mentimun, kelezatan lumpia ini tak ada duanya. Kedua, kue-kue basah tradisional berupa kue ku, wajik, apem dan sebagainya yang hingga kini masih digunakan sebagai pelengkap dalam ritual sakral di Yogyakarta. Terakhir, cobalah minuman dan jenang khas yang tidak saja menyegarkan, tapi juga sehat.
Selamat berkelana!
Lumpia, 'Sosis' Aneka Isi dengan Saus Bawang Putih
Berkulit tepung dan berisi rebung ataupun ayam dengan bentuk sosis, Lumpia khas dengan rasa se-yogya-nya yang disajikan hangat bersama saus bawang dan acar mentimun adalah kreasi kuliner yang mesti dicoba.
Kue-Kue Basah, Dari Wajik hingga Jadah Manten
Kue-kue yang digunakan sebagai pelengkap ritual sakral sampai kue-kue basah hasil kreasi masyarakat yang murni untuk dijajakan bisa dicoba di pasar-pasar. Mulai wajik, apem, kue ku hingga jadah manten.
Minuman dan Jenang Khas Yogyakarta, Kesegaran yang Menyehatkan
Es dawet, beras kencur, jenang mutiara dan jenang gempol adalah beragam minuman dan jenang yang mesti dicicipi. Tak hanya segar, minuman dan jenang itu juga menyehatkan.
Edisi Lain
Copyright © 2003 - 2008 YogYES.COM. Semua hak dilindungi.
Dilarang mereproduksi, mempublikasi, atau mendistribusikan seluruh ataupun sebagian content atau data atau image atau informasi yang dimuat di sini tanpa izin tertulis dari YogYES.COM
Penggunaan situs ini diatur dalam Copyright and Intellectual Property Policy, Terms of Use Agreement dan Privacy Policy kami.