Empat Pemuda Angkat Pamor Wisata Yogya

Empat Pemuda Angkat Pamor Wisata Yogya
~ Kompas edisi Jogja (23 Desember 2004) ~

snapshot: Empat Pemuda Angkat Pamor Wisata YogyaDalam setahun terakhir, banyak pihak yang menyoroti pudarnya citra Yogyakarta sebagai daerah pariwisata karena makin semrawutnya wajah Kota Yogyakarta. Mereka pun khawatir dengan nasib kota budaya ini dalam dalam masa yang akan datang. Namun, kekhawatiran itu boleh jadi sedikit berkurang dengan hadirnya sebuah situs internet, yang memiliki komitmen untuk memperkenalkan dunia pariwisata di Yogyakarta.

Situs katalog wisata Yogyakarta itu bernama www.yogyes.com, yang sudah online sejak bulan September 2003. Meski baru berusia satu tahun, kiprahnya telah menggiring situs yang dipimpin oleh Agus Supriadi itu menjadi Situs Indonesia Terbaik 2004-2005 Kategori Wisata versi Majalah Komputer Aktif. Dalam kompetisi tersebut, YogYES.COM bersaing ketat dengan dua situs wisata berskala nasional, yakni Paketrupiah.com dan Bulanmadu.com.

Pemilihan situs terbaik versi Komputer Aktif tersebut, melalui tiga tahapan seleksi, yakni saringan awal, penilaian internal, dan terakhir adalah tahapan polling. "Dalam penilain internal, ada tiga kriteria yang dinilai, yakni desain situs, isi situs, serta aksesibilitas," kata Indakristi, salah seorang pengelola YogYES.COM.

YogYES.COM menyajikan berbagai macam informasi seputar obyek wisata, kalender wisata, peta kota, hotel, restoran, kafe, kerajinan, galeri seni, biro perjalanan, dan wisata alternatif di Yogyakarta, dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. "Tujuannya adalah menginformasikan sebanyak mungkin potensi wisata yang dimiliki Yogya, sehingga wisatawan tertarik mengunjunginya," kata Agus.

Meski sudah tersedia sejumlah situs yang menampilkan informasi seputar pariwisata, seperti Gudegnet.com, dan situs-situs milik pemerintas kabupaten/kota, kehadiran YogYES.COM, memberikan arti tersendiri. Alasannya, informasi yang disampaikan oleh YogYES.COM lebih bersifat mendalam, bukan sekadar daftar nama dan alamat saja.

Selain itu, YogYES.COM juga mudah diakses. Bahkan, saat ini, YogYES.COM, berada pada peringkat pertama di Google dan Yahoo, untuk keyword "Yogyakarta". Sejak bulan Agustus, YogYES.COM rata-rata diakses lebih dari 400 pengunjung per hari. Sekitar 57 persen dari pengunjung situs tersebut berasal dari luar negeri, seperti Amerika Serikat, Malaysia, dan Australia.

Sepanjang tahun 2004, YogYES.COM juga telah mengantarkan lebih dari 334 reservasi hotel dan 520 kontak online kepada anggota yang bergabung dengan situs tersebut. "Misi kami adalah mendukung perkembangan wisata Yogyakarta, yang beberapa kurun waktu terakhir banyak menjadi sorotan, karena situasinya yang semakin padat," kata Agus, mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu.

***

YogYES.COM lahir bukan atas prakarsa pemerintah provinsi, tetapi murni prakarsa anak-anak muda kreatif yang punya visi untuk Yogyakarta. Situs ini muncul dari ide empat orang mahasiswa yang memiliki hobi mengotak-atik internet. Mereka pun akhirnya memilih pariwisata sebagai fokus pengembangan situs internet. "Kebetulan salah teman kami punya pengalaman di Innagaruda.com," ujar Agus.

Dengan tenaga empat orang, Agus mengaku kesulitan pada proses pengumpulan data. Apalagi, tak satupun di antara mereka yang berlatar belakang jurusan komunikasi. "Kami banyak menggali data di lapangan. Sedangkan data-data dari instansi hanya sebagai pelengkap saja," paparnya.

Meski sudah berkiprah banyak dalam memperkenalkan dunia pariwisata, YogYES.COM belum pernah menjalin kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Yogyakarta. "Kami belum berani menyentuh soal strategi kebijakan. Jadi, lebih baik memilih menunggu. Jika diajak kerja sama, tentu akan kami sambut dengan senang hati," katanya.

Menurut Agus, dari segi pembiayaan, pihaknya hanya mengandalkan pendapatan dari iklan yang jumlahnya tidak terlalu banyak. Untuk menutup kekurangan biaya, seluruh pengelola pun harus membayar iuran. "Soal dana, kami tidak ingin bergantung dengan pihak lain," tuturnya.

Kiprah YogYES.COM sudah sepatutnya kita hargai. Tanpa informasi yang jelas, potensi pariwisata Yogyakarta tidak akan dilirik wisatawan. Kalau sudah begitu, imbasnya adalah kelesuan ekonomi dan makin tenggelamnya pamor Yogyakarta sebagai kota wisata.

Sumber: Kompas edisi Jogja, Kamis, 23 Desember 2004

Artikel Lainnya tentang YogYES.COM

"Visit Yogyakarta, http://www.yogyes.com/, is an extremely useful English-language Web site."
John Auchard, In Indonesia
washingtonpost.com

Pasang iklan di sini? 

Copyright © 2003 - 2008 YogYES.COM. Semua hak dilindungi.
Dilarang mereproduksi, mempublikasi, atau mendistribusikan seluruh ataupun sebagian content atau data atau image atau informasi yang dimuat di sini tanpa izin tertulis dari YogYES.COM
Penggunaan situs ini diatur dalam Copyright and Intellectual Property Policy, Terms of Use Agreement dan Privacy Policy kami.